Lingga
Kepala Imigrasi Dabo Singkep Beberkan 3 Jenis Paspor Indonesia dan Kegunaannya bagi WNI
Lingga, Kabarbatam.com – Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep, Patri La Zaiba, menyampaikan penjelasan mengenai jenis-jenis paspor Indonesia dalam sosialisasi keimigrasian bertema paspor elektronik dan tarif PNBP terbaru di Café Tiga Berlian, Rabu (10/9/2025).
Menurut Patri, pemerintah menerbitkan tiga jenis paspor: Paspor Diplomatik, Paspor Dinas, dan Paspor Biasa. Masing-masing memiliki fungsi berbeda, penerbit yang berbeda, serta sampul berwarna berbeda berdasarkan status dan tujuan pemegangnya.
Paspor Diplomatik
Berwarna hitam dan diterbitkan oleh Kementerian Luar Negeri. Paspor ini khusus bagi pejabat tinggi atau tenaga ahli yang menjalankan tugas diplomatik.
“Paspor ini tidak bisa digunakan untuk perjalanan pribadi. Pemegangnya mewakili negara dalam urusan resmi antarnegara,” ujar Patri.
Paspor Dinas
Sampul biru, juga diterbitkan oleh Kementerian Luar Negeri. Digunakan pejabat atau pegawai negeri untuk perjalanan luar negeri dalam rangka tugas kedinasan, namun bukan dalam konteks diplomatik.
“Paspor dinas digunakan oleh pejabat atau pegawai negeri yang melakukan perjalanan ke luar negeri untuk kepentingan kedinasan, tetapi bukan dalam konteks diplomatik,” tambah Patri.
Paspor Biasa
Warna hijau, diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi, dan paling umum dimiliki masyarakat.
“Paspor biasa kini juga sudah tersedia dalam versi elektronik atau e-paspor yang lebih aman dan efisien, dengan chip yang menyimpan data biometrik pemiliknya,” jelas Patri.
Paspor ini digunakan untuk wisata, studi, atau bekerja ke luar negeri.
Patri menggarisbawahi pentingnya memahami jenis paspor agar masyarakat tidak salah memilih saat mengajukan atau menggunakan paspor.
“Dengan memahami fungsi masing-masing, masyarakat dapat lebih mudah memilih dan mengurus paspor sesuai kebutuhan perjalanan mereka,” katanya.
Selain isu jenis paspor, sosialisasi juga membahas tarif PNBP terbaru, prosedur pengajuan e-paspor, serta aspek keamanan dokumen perjalanan. Patri berharap literasi keimigrasian di wilayah Lingga, khususnya Dabo Singkep, meningkat.
“Paspor bukan hanya dokumen perjalanan, tetapi juga identitas resmi yang mewakili negara,” katanya.
-
Batam3 hari agoWarga Batam Tempuh Jalur Hukum Diduga Ditipu Ratusan Juta Bisnis Dana Talangan BFI Finance
-
Batam2 hari agoPelaku Pengrusakan Ratusan Pohon Jati Emas di Batam Diringkus, Ngaku Tak Tahan Tekanan Hidup
-
Batam3 hari agoPolisi Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Batam, Beli Pertalite Berbekal Surat Rekom lewat Calo Rp4 Juta
-
Headline2 hari agoDari Pulau Penyengat, AJI Tanjungpinang Serukan Kebebasan Pers
-
Headline3 hari agoKadin Sambut Baik Evaluasi HPM Pasir Kuarsa di Kepri, Sinyal Positif bagi Investasi
-
Batam2 hari agoIndonesia Autism Summit 2026 Digelar Juni Mendatang di Batam, Siap Beri Edukasi Komunitas Autisme
-
Batam2 hari agoViral di Medsos, Imigrasi Batam Klarifikasi Dugaan Pemerasan WN Singapura di Pelabuhan Internasional Sekupang
-
Batam1 hari agoTerlibat Kejahatan Scam Trading, 210 Warga Negara Asing Terjaring Operasi Keimigrasian di Batam



