Natuna
Kentongan Digelar, Satkamling Digalakkan: Cen Sui Lan Ajak Warga Perkuat Keamanan Lingkungan
Natuna, Kabarbatam.com — Suara kentongan kembali menggema di halaman Polres Natuna, Senin (20/10) pagi. Dalam apel Satkamling yang diikuti jajaran TNI, Polri, hansip, perangkat kelurahan dan Desa.
Bupati Natuna Cen Sui Lan, mengajak masyarakat menghidupkan kembali tradisi ronda malam.
“Kegiatan ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah, Polri, TNI, dan masyarakat untuk menjaga Natuna tetap aman dan kondusif,” kata Cen dalam amanatnya.
Menurut Cen, Satkamling bukan sekadar rutinitas jaga malam, melainkan bagian dari tanggung jawab bersama menciptakan rasa aman. Ia meminta seluruh pihak mengedepankan pendekatan persuasif dan dialogis dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan lingkungan.
“Dengan menjadi teladan, saya percaya kita bisa menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga keamanan di sekitar kita,” ujarnya.
Bupati juga menyinggung tantangan keamanan di era digital. Arus informasi di media sosial, kata dia, sering dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab untuk menyebar isu provokatif. “Kita harus cerdas menyaring informasi. Jangan biarkan ruang digital disalahgunakan untuk merusak persatuan,” tegasnya.

Cen Sui Lan menutup amanat dengan apresiasi kepada Polres Natuna, TNI, dan masyarakat yang terus menjaga stabilitas keamanan daerah.
“Dengan kebersamaan, sinergi, dan semangat gotong royong, kita bisa menjaga Natuna tetap aman, tertib, dan sejahtera,” ujarnya.
Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie menambahkan, kegiatan Satkamling akan diperkuat lewat kolaborasi antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan pemerintah daerah, kelurahan dan desa.
“Tradisi ronda ini banyak yang mulai hilang. Padahal dulu, setiap RT dan RW punya pos kamling aktif. Kami ingin menghidupkan kembali semangat itu,” ujarnya.
Ia menyebut langkah awal dilakukan dari tingkat kelurahan, kemudian diteruskan ke desa-desa. Saat ini satkamling sudah mulai aktif, direncanakan akan diresmikan poskamling di Kelurahan Bandasyah.
“Kuncinya ada pada partisipasi masyarakat. Tanpa keterlibatan warga, pos kamling hanya jadi papan nama,” katanya. (*)
-
Natuna2 hari agoDi Bawah Kepemimpinan Raja Mustakim, KPDN Perluas Peran Sosial
-
Batam2 hari agoSatgas Cegah Lebih dari 2.000 PMI Non Prosedural, Kapolda: Polda Kepri Segera Bentuk Direktorat TPPO
-
Parlemen3 hari agoKomisi I DPRD Kota Batam Gelar RDPU, Mediasi Polemik Lahan Kavling Batuaji Baru
-
Batam3 hari agoDPRD Kota Batam Gelar Paripurna, Dengarkan Pendapat Wali Kota soal Ranperda LAM
-
Batam3 hari agoNegosiasi Senyap Owner PT ADB Tak Goyahkan Kasus Dugaan Penipuan Jual Beli Bangkai Kapal Tongkang di Lingga
-
Headline2 hari agoKomandan Kodaeral IV Kobarkan Semangat Prajurit TNI AL saat Peringati Pertempuran Heroik Laut Arafuru
-
Natuna3 hari agoBelajar dari YouTube, BUMDes Sebelat Mulai Ternak Ayam Pedaging
-
Tanjungpinang2 hari agoBTS Diduga Tak Berizin di Air Raja Tanjungpinang Tetap Beroperasi, Warga Khawatirkan Dampak Radiasi



