Connect with us

Lingga

Gunung Daik Bercabang Tiga Bikin Yusril Nostalgia, Ini Curhatan Menko Saat di Daik

Published

on

Whatsapp image 2025 10 28 at 00.07.30
Prof. Yusril Ihza Mahendra saat memberikan sambutan pada Tabligh Akbar di Daik, Senin (27/10/2025) malam | Foto: KUTIPAN/Arnel

Lingga, Kabarbatam.com – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc., menghadiri Tabligh Akbar di Daik, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Senin (27/10/2025) malam.

Kedatangan Menko Yusril ke Lingga ini disambut antusias oleh ribuan warga yang memadati lokasi kegiatan. Dalam sambutannya, Yusril membagikan kisah masa kecil yang membawa dirinya pada perjalanan penuh nostalgia ke tanah Melayu.

Yusril mengaku sejak kecil sering mendengar cerita dari sang kakek mengenai keindahan Daik dan Gunung Daik yang disebut memiliki tiga cabang.

“Waktu saya masih kecil, kakek saya selalu bercerita tentang Daik. Katanya Daik itu kota yang indah, ada gunung yang menjulang tinggi, dan gunung Daik itu bercabang tiga,” ujar Yusril di hadapan jamaah dikutip dari kutipan.co

Namun ketika tiba di Daik, rasa penasaran itu langsung ia tanyakan kepada Gubernur Kepulauan Riau.

“Saya tanya kepada Pak Gubernur, ternyata cuma ada dua. Tapi Pak Gubernur bilang dulu memang ada tiga, sekarang tinggal dua,” ungkapnya yang disambut tepuk tangan warga.

Yusril menyampaikan bahwa kunjungannya ini merupakan kali pertama ia menginjakkan kaki di Lingga. Ia terlihat kagum dengan pesona alam yang disuguhkan.

“Dan pertama kalinya saya datang ke Lingga dan ke Daik, dan kakek saya tidak salah, pulau ini memang indah,” ucapnya.

Tak hanya seorang diri, Yusril turut mengajak kakak dan adiknya untuk bersilaturahmi dengan keluarga besar.

“Saya ajak kakak-kakak saya dan adik saya juga untuk berkunjung ke Provinsi Kepri, khususnya ke Kabupaten Lingga, ke Kota Daik ini. Untuk bersilaturahim dengan keluarga yang ada di sini,” tambahnya.

Menurut Yusril, keluarganya memiliki garis keturunan Melayu yang tersebar di banyak wilayah seperti Daik, Tanjungpinang, Singapura, hingga Johor Bahru dan Batu Pahat.

“Adik-adik saya, kakak-kakak saya, tidak pernah lupa bahwa kami orang Melayu. Datok saya bergelar Tengku, pasti dia orang Melayu. Dan kalau ditanya asalnya, mereka bilang dari Johor,” ujarnya.

Kedatangan ini juga ia maknai sebagai perjalanan napak tilas untuk memperkuat kembali hubungan keluarga.

“Saya berusaha untuk napak tilas bertemu dengan keluarga itu. Dan satu demi satu, Alhamdulillah, dapat bertemu,” tuturnya haru.

“Ini merupakan satu malam, satu hari yang sangat membahagiakan bagi kami sekeluarga. Datang bersilaturahim,” tambahnya.

Selama rangkaian kunjungan di Lingga, Yusril juga dijadwalkan menyambangi sejumlah lokasi bernilai sejarah keluarga Melayu. Warga menyambutnya dengan penuh suka cita, menjadi momen spesial bagi pejabat tinggi negara tersebut.

Advertisement

Trending