Connect with us

Lingga

Wisata ke Negara Tetangga Dominasi Tujuan Pemohon Paspor, Imigrasi Lingga Catat 700 Permohonan

Published

on

WhatsApp Image 2025 11 22 at 09.46.13
Kepala Kantor Imigrasi melalui Kepala Seksi Teknologi dan Informasi, Budi Irawan

Lingga, Kabarbatam.com – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep mencatat sekitar 700 permohonan paspor sepanjang Januari hingga November 2025. Data tersebut diungkapkan Kepala Kantor Imigrasi melalui Kepala Seksi Teknologi dan Informasi, Budi Irawan, saat ditemui pada Selasa (11/11/2025).

Menurut Budi, jumlah itu menunjukkan adanya penurunan tipis dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Ia menegaskan bahwa perubahan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada pertengahan 2025 menjadi salah satu faktor yang memengaruhi tren pengajuan paspor di wilayah tersebut.

“Jika dibandingkan tahun sebelumnya sampai dengan bulan ini memang ada sedikit penurunan. Ada perubahan PNBP dari tahun sebelumnya yang terjadi pada pertengahan tahun 2025,” ujar Budi.

Di sisi lain, perubahan tarif paspor juga cukup signifikan. Tarif yang sebelumnya Rp650 ribu kini naik menjadi Rp950 ribu. Kondisi ini dinilai ikut menekan minat masyarakat, meski pelayanan administrasi tetap berjalan normal di kantor imigrasi.

Budi juga menyampaikan bahwa mayoritas pemohon paspor di Lingga mengurus dokumen perjalanan tersebut untuk keperluan wisata. Empat negara disebut menjadi tujuan favorit dan terus mendominasi dalam beberapa tahun terakhir.

“Untuk pemohon kebanyakan untuk wisata ke Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Empat negara ini mendominasi tujuan wisata pemohon untuk wilayah Lingga,” kata Budi.

Meski terjadi penurunan, layanan keimigrasian di Dabo Singkep tetap berlangsung optimal. Budi mengimbau masyarakat yang ingin mengurus paspor agar memanfaatkan layanan antrean digital untuk mempercepat proses dan menghindari penumpukan pemohon di ruang pelayanan.

Advertisement

Trending