Connect with us

Lingga

Peringatan HUT ke-22, DPRD Lingga Serukan Kolaborasi untuk Wujudkan Lingga Maju dan Sejahtera

Published

on

586301202 1176340091127449 4129945683316029571 n
Suasana Rapat Paripurna DPRD Lingga saat Ketua DPRD Maya Sari memaparkan visi pembangunan Lingga 2025–2029.

Lingga, Kabarbatam.com – Kabupaten Lingga kembali meneguhkan komitmennya dalam membangun daerah melalui semangat Hari Jadi ke-22 tahun 2025. Dengan mengusung tema “Membangun Negeri, Menjunjung Budaya”, Pemerintah Kabupaten Lingga berharap momen tahunan ini menjadi penguat motivasi sekaligus inspirasi bagi seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan dalam melanjutkan perjalanan pembangunan daerah di masa mendatang.

Tema peringatan tahun ini bukan sekadar slogan, melainkan refleksi dari jati diri Lingga sebagai daerah yang kaya nilai budaya Melayu sekaligus memiliki potensi ekonomi yang besar. Sejak berdiri sebagai kabupaten pada 2003, Lingga telah menunjukkan berbagai kemajuan, namun tantangan untuk terus berkembang tetap menjadi agenda utama pemerintah dan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Lingga, Maya Sari, dalam pidatonya pada Rapat Paripurna DPRD Lingga sempena Hari Jadi Kabupaten Lingga ke-22, Kamis (20/11/2025). Dalam kesempatan tersebut, ia menguraikan arah pembangunan Lingga yang kini memasuki fase baru sesuai dengan visi pembangunan jangka menengah tahun 2025–2029.

Visi Baru: Lingga Berdaya Saing dan Sejahtera

Ketua DPRD Lingga menegaskan bahwa visi pembangunan lima tahun ke depan dirumuskan dengan mempertimbangkan potensi daerah, tantangan global, serta kebutuhan masyarakat. Visi tersebut berbunyi: “Mewujudkan Lingga Berdaya Saing dan Sejahtera.”

Berdaya saing, menurutnya, berarti Lingga harus mampu bersaing secara efektif dan efisien baik di tingkat regional maupun nasional. Untuk mencapai itu, pemerintah daerah berkomitmen mengoptimalkan potensi sektor unggulan, seperti:

  • Perikanan, sebagai salah satu sumber ekonomi utama masyarakat pesisir;

  • Pertanian dan perkebunan, yang menopang ketahanan pangan dan komoditas lokal;

  • Pariwisata, dengan kekayaan alam dan sejarah yang menonjol;

  • Budaya Melayu, sebagai identitas yang menjadi ciri khas Lingga di mata nasional.

583338203 1176343597793765 2847207872953395567 n

Suasana Rapat Paripurna DPRD Lingga saat Ketua DPRD Maya Sari memaparkan visi pembangunan Lingga 2025–2029.

Optimalisasi potensi tersebut tidak akan tercapai tanpa peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pembangunan infrastruktur berkelanjutan, serta penguatan konektivitas antarpulau yang menjadi kebutuhan utama di wilayah kepulauan seperti Lingga. Ketua DPRD juga menekankan perlunya tata kelola pemerintahan yang adaptif, ditunjang kolaborasi seluruh pemangku kepentingan—pemerintah, swasta, hingga masyarakat.

“Kolaborasi merupakan kata kunci,” ujarnya. “Dengan bekerja bersama, kita mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat posisi strategis Kabupaten Lingga secara berkelanjutan.”

Makna Sejahtera untuk Seluruh Lapisan Masyarakat

Selain daya saing, visi pembangunan juga menitikberatkan pada terciptanya masyarakat yang sejahtera. Sejahtera dimaknai sebagai kondisi masyarakat yang hidup dalam kemajuan ekonomi yang merata, memperoleh kesempatan berkembang secara berkelanjutan, serta terhindar dari ketimpangan sosial.

Ketua DPRD Lingga menyampaikan bahwa tujuan besar tersebut akan diwujudkan melalui peningkatan pelayanan publik, penyediaan kesempatan kerja, penguatan sektor ekonomi rakyat, dan program-program pengentasan kemiskinan.

Kesejahteraan masyarakat menjadi fokus utama sejalan dengan upaya menurunkan angka kemiskinan di seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah daerah juga berupaya menjaga keadilan dan kemakmuran bersama melalui pembangunan yang merata hingga ke desa-desa dan pulau-pulau terluar.

586300445 1176343654460426 6642084102197587854 n

Suasana Rapat Paripurna DPRD Lingga saat Ketua DPRD Maya Sari memaparkan visi pembangunan Lingga 2025–2029.

Evaluasi Perjalanan 22 Tahun: Kemajuan dan Tantangan

Memasuki usia ke-22, Pemerintah Kabupaten Lingga telah mencatat berbagai capaian pembangunan. Namun, Ketua DPRD menegaskan pentingnya sikap objektif dalam menilai perjalanan panjang tersebut.

“Kita patut bersyukur atas kemajuan yang telah dicapai selama terbentuknya Kabupaten Lingga. Namun kita juga tidak menafikan bahwa masih terdapat kekurangan dan kelemahan yang harus dibenahi,” ungkapnya.

Isu kesejahteraan masyarakat masih menjadi pekerjaan besar yang perlu mendapat perhatian prioritas. Di beberapa sektor, masyarakat masih menghadapi tantangan keterbatasan akses, infrastruktur yang belum merata, dan peluang ekonomi yang perlu diperluas.

Ketua DPRD mengajak seluruh pihak menjadikan kekurangan tersebut sebagai bahan evaluasi dan dorongan untuk bergerak lebih maju. “Tekad untuk terus berbenah hendaknya menjadi motivasi dan inspirasi bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk seluruh komponen masyarakat Lingga,” lanjutnya.

Membangun Negeri, Menjunjung Budaya

Peringatan Hari Jadi ke-22 menjadi momentum berharga untuk memperkuat nilai-nilai budaya Melayu sebagai identitas Lingga. Dengan menjunjung tinggi budaya lokal, Lingga diharapkan tidak hanya maju dari sisi pembangunan infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga kuat secara karakter dan jati diri.

585076719 1176343757793749 3188469823436158247 n

Suasana Rapat Paripurna DPRD Lingga saat Ketua DPRD Maya Sari memaparkan visi pembangunan Lingga 2025–2029.

Maya Sari menegaskan bahwa pelestarian budaya harus berjalan beriringan dengan pembangunan ekonomi. Keduanya menjadi fondasi bagi Lingga untuk menjadi daerah yang kompetitif sekaligus tetap memegang teguh akar budayanya.

Harapan untuk Masa Depan Lingga

Menutup pidatonya, Ketua DPRD Lingga menyampaikan harapan agar seluruh elemen masyarakat terus bersatu dalam mewujudkan Lingga yang lebih baik. Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya berada di tangan pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.

Dengan semangat “Membangun Negeri, Menjunjung Budaya” dan visi “Lingga Berdaya Saing dan Sejahtera”, Kabupaten Lingga melangkah ke usia ke-22 dengan optimisme baru. Kolaborasi, inovasi, dan komitmen bersama menjadi kunci untuk mewujudkan masa depan Lingga yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

Advertisement

Trending