Connect with us

Bintan

Sekda Bintan Apresiasi KJK, Aksi Tanam Mangrove Akan Dihadiri Menteri Kehutanan dan Delegasi Jepang

Published

on

IMG 20260201 WA0103
Sekretaris Daerah (Sekda) Bintan, Ronni Kartika

Bintan, Kabarbatam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan penanaman mangrove yang digagas Komunitas Jurnalis Kepri (KJK) dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2026, yang dijadwalkan di Kampung Sungai Tiram, Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan pada 8 Februari mendatang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bintan, Ronni Kartika, menilai kegiatan tersebut bukan hanya simbol kepedulian lingkungan, tetapi juga bentuk kolaborasi strategis antara insan pers, pemerintah, dan komunitas internasional dalam menjaga ekosistem pesisir.

“Kami dari Pemkab Bintan tentu sangat mengapresiasi inisiatif Komunitas Jurnalis Kepri. Ini kegiatan yang positif dan berdampak langsung bagi lingkungan, apalagi akan dihadiri Menteri Kehutanan serta delegasi pecinta mangrove dari Jepang,” ujar Ronni Kartika, Jumat (30/1).

Menurut Ronni, keterlibatan pemerintah pusat dan delegasi internasional menunjukkan bahwa isu mangrove dan pesisir Bintan memiliki nilai strategis, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga nasional dan global.

Ia menegaskan, Pemkab Bintan mendukung penuh kegiatan penanaman mangrove sebagai bagian dari upaya menjaga garis pantai, mencegah abrasi, serta memperkuat ketahanan lingkungan pesisir yang menjadi salah satu kekuatan utama daerah.

“Kegiatan seperti ini sejalan dengan komitmen Pemkab Bintan dalam pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Mangrove memiliki fungsi ekologis dan ekonomis yang sangat penting bagi masyarakat pesisir,” jelasnya.

Ronni juga mengapresiasi peran aktif insan pers yang tidak hanya menjalankan fungsi pemberitaan, tetapi turut mengambil bagian langsung dalam aksi nyata pelestarian lingkungan.

“Ini contoh baik bagaimana pers tidak hanya mengawal isu lingkungan lewat pemberitaan, tetapi juga terlibat langsung di lapangan. Semoga kegiatan ini memberi dampak jangka panjang dan menginspirasi komunitas lainnya,” tambahnya.

Pemkab Bintan, lanjut Ronni, siap bersinergi dengan KJK dan seluruh pihak terkait agar penanaman mangrove tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan berkelanjutan melalui perawatan dan pengawasan bersama.

Diketahui, aksi penanaman mangrove KJK sempena HPN 2026 ini akan melibatkan penanaman ribuan bibit mangrove dan menjadi momentum kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ketahanan pesisir di Bintan khususnya dan Kepulauan Riau pada umumnya.(*)

Advertisement

Trending