Natuna
Tinjau IPA SPAM Sedanau, Bupati Cen Sui Lan Dorong Penambahan Kapasitas dan Perbaikan Daya Listrik
Natuna, Kabarbatam com – Bupati Natuna, Cen Sui Lan, meninjau langsung kondisi Instalasi Pengolahan Air (IPA) SPAM Sedanau, Rabu (4/3), menyusul tersendatnya operasional instalasi tersebut sejak Oktober 2025, disela safari ramadan di Pulau Sedanau.
Dalam peninjauan itu, Cen didampingi Direktur Perumda Tirta Nusa, Zaharuddin. Ia mengungkapkan, persoalan utama terletak pada keterbatasan daya listrik. Pompa air tidak mendapat suplai memadai karena kabel dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) dinilai tidak sesuai dengan standar kebutuhan daya mesin.
“Sebelumnya daya listrik tidak cukup, pompa tidak bisa bekerja maksimal sehingga distribusi air tersendat. Sekarang sudah mulai pemasangan jaringan baru dari PLN,” ujar Cen.
Ia memastikan proses administrasi dengan PLN telah diselesaikan dan pemasangan ulang jaringan ditargetkan rampung dalam pekan ini, sehingga operasional IPA dapat kembali normal.
IPA Sedanau sebelumnya dioperasikan secara terbatas dan bahkan sempat dipaksakan berjalan pada awal masa fungsi.
Biaya pemasangan instalasi diketahui ditanggung Perumda sebelum akhirnya dilakukan serah terima pengelolaan SPAM Sedanau.
Dalam kesempatan itu, Cen yang turut didampingi Wakil Bupati Jarmin Sidik dan sejumlah anggota DPRD Natuna menegaskan, pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk meningkatkan layanan air bersih di Sedanau.
Kondisi ini membuat pelayanan air bersih belum optimal. Sejumlah warga disebut bersedia membayar iuran, asalkan distribusi air berjalan lancar dan stabil.
Pemerintah daerah, lanjut Cen, akan mendorong penambahan kapasitas produksi serta mengusulkan pembangunan unit IPA baru ke PUPR guna memperkuat sistem penyediaan air minum di wilayah tersebut.
“Kita tidak bisa tambal sulam terus. Harus ada penambahan kapasitas supaya pelayanan air benar-benar menjangkau seluruh pelanggan,” tegasnya.
Pembangunan Intake WTP atau IPA (Instalasi Pengolahan Air Bersih) Sedanau pada Tahun Anggaran 2023 merupakan program yang bersumber dari dana aspirasi Bupati Natuna, Cen Sui Lan, saat masih menjabat sebagai Anggota Komisi V DPR RI periode 2019–2024. Nilai anggaran pembangunan instalasi tersebut mencapai sekitar Rp21 miliar.
Sejak tahap perencanaan hingga pembangunan, Cen Sui Lan terus mendorong agar program tersebut dapat berjalan maksimal dan benar-benar fungsional, sehingga masyarakat Sedanau dapat menikmati akses air bersih yang layak.
Setelah pembangunan selesai, fasilitas IPA tersebut kemudian diserahkan pengelolaannya kepada Pemerintah Kabupaten Natuna dan dioperasikan melalui Perumda Natuna, agar layanan air bersih dapat dikelola secara berkelanjutan untuk kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Zaharuddin menambahkan, masyarakat telah memahami kondisi SPAM Sedanau dan berharap distribusi air bersih dapat kembali maksimal, terutama menjelang dan selama Ramadan.
Saat ini kapasitas produksi IPA hanya sekitar 5 liter per detik. Dengan kapasitas tersebut, instalasi maksimal melayani sekitar 300 hingga 500 rumah. Padahal, jumlah sambungan rumah (SR) tercatat mencapai 1.410 pelanggan. Idealnya, untuk melayani jumlah tersebut dibutuhkan debit minimal 15 liter per detik. (Man)
-
Natuna2 hari agoPulau Panjang Subi Segera Masuk Rute Angkutan Laut Perintis
-
BP Batam3 hari agoKoreksi Ekspor Batam Awal 2026, BP Batam Siapkan Respons Terarah
-
Batam2 hari agoFinalis Duta Wisata Batam 2026 Audiensi dengan Wali Kota, Diberi Arahan Jadi Garda Depan Promosikan Daerah
-
Headline2 hari agoPenyaluran BBM Subsidi di Natuna Disorot, Bupati Libatkan Aparat Penegak Hukum
-
BP Batam2 hari agoApresiasi Konsolidasi Kadin Batam, Amsakar Achmad Optimis Ekonomi Triwulan I 2026 Tembus 7 Persen
-
BP Batam1 hari agoBP Batam Kedepankan Pendekatan Komprehensif Selesaikan Persoalan Perpanjangan UWT di Puskopkar
-
Batam3 hari agoCSR Hari Kesehatan Lansia 2026 Wyndham Panbil Batam & Panbil Residence Lakukan Bakti Sosial di Tanjung Uma
-
Bintan2 hari agoSemarak Hari Posyandu Nasional 2026, Hafizha Keliling Tinjau Layanan Serentak Berbasis 6 SPM



