Connect with us

Headline

Komitmen Cegah Covid-19, PT Timah Tbk Dicanangkan Jadi Kawasan Industri Tangguh oleh Bupati Karimun

redaksi.kabarbatamnews

Published

on

F115022592

Karimun, Kabarbatam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun kembali mencanangkan perusahaan di wilayahnya sebagai Kawasan Industri Tangguh COVID-19.
Usai PT Saipem Indonesia Karimun Yard dan PT Karimun Sembawang Shipyard (KSS). Kali ini PT Timah Tbk wilayah operasi Kepulauan Riau dan Riau yang dicanangkan oleh Pemkab Karimun sebagai Kawasan Industri Tangguh COVID-19.
Pencanangan perusahaan yang berlokasi di Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun itu merupakan komitmen Bupati Karimun Aunur Rafiq agar perusahaan tersebut tetap bisa beroperasi meski ditengah pandemi Covid-19.
“Pencanangan PT Timah Tbk menjadi kawasan industri tangguh covid-19, ini adalah komitmen pemerintah menjadikan dunia industri sebagai kawasan yang tangguh yang mampu beradaptasi dan bersama-sama menuju fase new normal yang produktif, semoga cara ini dapat menekan angka penularan COVID 19 di Kabupaten Karimun khususnya di dunia industri,” ujar Aunur Rafiq dalam sambutannya di gedung wisma PT Timah Tbk, Kamis (16/7/2020).

Sementara itu, General Manager (GM) PT Timah Tbk wilayah Kepulauan Riau dan Riau Robertus Bambang Susilo mengatakan, pihaknya sangat berkomitmen mendukung pemerintah dalam penanganan pencegahan COVID-19.
“PT Timah Tbk menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam upaya mendukung pemerintah dalam penanganan COVID-19,” Kata Robertus.
Dijelaskan Robertus, pihaknya telah menyiapkan prosedur-prosedur protokol kesehatan kepada karyawan.
Seperti, ketika karyawan tiba di pelabuhan sikumbang PT Timah Tbk, karyawan terlebih dahulu dilakukan pengecekan suhu tubuh.
Kemudian, usai dari pelabuhan, karyawan yang menaiki bus untuk menuju perkantoran posisi duduknya telah diatur sesuai prosedur protokol kesehatan dalam hal ini “physical distancing”.
Selanjutnya, setibanya di perkantoran, karyawan diharuskan untuk mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer sebelum memasuki ruang kerjanya masing-masing.
“Kami sangat memperketat protokol kesehatan kepada karyawan, karena jika terjadi adanya karyawan yang terpapar COVID-19, maka kita akan menghentikan operasi yang tentunya nanti akan merugikan produksi perusahaan,” jelas Robertus.
Selain penerapan protokol kesehatan kepada karyawan, Robertus menambahkan pihaknya juga telah melakukan rapid test kepada 1.188 karyawannya.
“Syukur seluruh karyawan kita hasil rapid testnya non reaktif COVID-19,” ucapnya.
Tidak hanya itu, dalam upaya mendukung penanganan COVID-19, PT Timah Tbk turut menyiapkan fasilitas yakni rumah karantina apabila ada karyawan atau tamu yang tiba dari zona merah COVID-19.
“Kita akan terus berupaya untuk mengajak karyawan membiasakan diri untuk mematuhi protokol kesehatan,’ ungkap Robertus. (Gik)

Advertisement

Trending