Connect with us

Headline

Nyimas Novi: Layaknya Bangun Rumah, Paslon ARAH Tinggal Melanjutkan

redaksi.kabarbatamnews

Published

on

F5859072
Nyimas Novi, Ketua Komisi II DPRD Karimun.

Karimun, Kabarbatam.com – Pasangan calon nomor urut satu, Aunur Rafiq dan Anwar Hasyim (ARAH) dinilai adalah pilihan yang tepat dalam kontestasi Pilkada Karimun 2020.
Pasangan dengan jargon ‘ARAH’ ini merupakan pasangan petahana yang memilih tetap satu perahu untuk melanjutkan pembangunan demi pembangunan untuk Karimun ke depan.
Demikian yang disampaikan oleh Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Karimun, Nyimas Novi Ujiani.
Menurutnya, pada periode pertama kepemimpinan Aunur Rafiq dan Anwar Hasyim telah meraih beragam pencapaian dalam program pembangunan.
Hal itu tentunya mendorong keduanya untuk melanjutkan periode kedua ini dengan pola-pola baru yang diharapkan mampu untuk mewujudkan visi dan misi Kabupaten Karimun.
Nyimas Novi yang juga merupakan Ketua Komisi II DPRD Karimun ini mengibaratkan masa kepemimpinan Aunur Rafiq dan Anwar Hasyim selama 4,5 tahun terakhir layaknya pembangunan sebuah rumah.
“Ibaratkan membangun rumah, keduanya sudah meletakkan pondasi-pondasi dan tata ruang yang jelas dan akan disiapkan untuk apa serta bagaimana mengisinya. Tinggal menyelesaikan saja dalam periode kedua nanti,” ujar Nyimas Novi kepada Kabarbatam.com, Selasa (17/11/2020).
Sebaliknya, kata nyimas, jika pembangunan Kabupaten Karimun ini dimulai oleh orang baru, maka pengerjaannya akan kembali ke awal.
Hal itu tentunya membuat perencanaan kembali serta merombak pola-pola yang sudah ada saat ini sehingga mengakibatkan pembangunan-pembangunan akan berjalan lambat karena harus mengulang dari awal.
Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat Karimun untuk mendukung pasangan calon nomor urut satu, Aunur Rafiq dan Anwar Hasyim yang sudah jelas kinerjanya untuk mensejahterakan masyarakat.
Hal itu didorong dengan bukti banyaknya pembangunan-pembangunan yang sudah dirasakan oleh masyarakat hingga ke pelosok Desa.
“Sudah banyak yang dibangun oleh keduanya, mulai dari infrastruktur jalan, ketersediaan listrik di daerah yang semula hanya beberapa jam kini sudah 24 jam, dalam sektor kesehatan sudah 10 puskesmas yang dibangun dan masih banyak yang lainnya,” ucap Nyimas. (Yogi)

Advertisement

Trending