Bintan
Di Lobam, Isdianto Ungkap setelah Cuti akan Ketemu Menteri Bahas Jembatan Batam Bintan
Bintan, Kabarbatam.com – Pembangunan Jembatan Batam Bintan (Babin) menjadi pertanyaan khusus yang dilontarkan masyarakat Lobam, Kabupaten Bintan saat calon Gubernur Kepri nomor urut 2, Isdianto datang silaturrahmi ke masyarakat setempat, Minggu, (22/11/2020).
Masyarakat setempat, Vicky Sianipar mengatakan setiap ada pemilihan kepala daerah (Pilkada) isu Jembatan Batam Bintan selalu berembus. Namun, kenyataannya hingga kini belum ada terealisasi.
“Dari dulu, isu Jembatan Babin selalu dihembuskan. Kami masyarakat disini sudah capek mendengarnya namun belum ada terealisasi sampai sekarang,” ujar Vicky Sianipar.
Vicky menjelaskan, masyarakat setempat telah lama menunggu proses pembangunan jembatan Babin. Karena, menurut dia dengan nanti adanya jembatan, dapat memudahkan arus perputaran ekonomi masyarakat Bintan khususnya Kepri.

“Kalau jembatan ini benar terealisasi, kami dengan senang pergi ke Batam tanpa harus naik kapal. Terus ekonomi kita pasti berputar terus. Yang jelas kami menanti jembatan itu,” tutur Vicky.
Mendengar itu, Isdianto mengungkapkan jika setelah cuti kampanye nanti, ia akan dipanggil oleh Menteri terkait untuk membahas proses pembangun jembatan Babin.
“Jembatan Babin ini target pengerjaannya pada bulan dua (Februari 2020) sudah harus dikerjakan. Kami tanggal 7 Desember nanti diundang oleh Menteri untuk rapat pembangunan jembatan ini,” ujar Isdianto.
Menurut ia, dengan diundangnya Gubernur definitif dalam rapat pembangunan Jembatan Babin sangat penting karena kepala daerah terkait harus mengetahui secara pasti pembangunan jembatan itu.
“Saya selaku Gubernur itu kewajiban saya. Nanti setelah rapat dengan Menteri, baru kita tahu apa program Jembatan Babin itu,” ujar Isdianto.
Jembatan Babin, sambung Isdianto merupakan program nasional sehingga oknum tertentu tidak bisa mengaku-ngaku bahwa jembatan tersebut merupakan programnya.
“Jembatan Batam Bintan ini program nasional. Jadi ya penentunya ada ditangan Presiden dengan diketahui Gubernur aktif. Yang jelas kalau jembatan ini jadi dapat menarik investor luar negeri untuk bisa berinvestasi ditempat kita serta mendongkrak Pendapat Asli Daerah (PAD),” pungkas Isdianto. (*)
-
Batam2 hari agoKapal Mutiara Galrib Samudera Muatan Limbah Hitam Kandas, Laut Sekupang Terancam Tercemar
-
Batam1 hari agoWamen Desa Lantik Agus Wibowo sebagai Ketua DPP IARMI Kepri, Siapkan Program Menwa Masuk Desa dan Pulau
-
Batam2 hari agoPLN Batam Gelar First Piling Proyek PLTGU Batam #1 120 MW, Perkuat Sistem Kelistrikan dan Dorong Ekonomi Batam
-
Batam2 hari agoSetetes Darah, Sejuta Harapan: Kolaborasi KJK dan Lintas Institusi Gelar Donor Darah HPN 2026
-
Headline3 hari agoMulai Februari, Citilink A320 Layani Penerbangan Tanjungpinang-Jakarta Setiap Hari, Gantikan Garuda Indonesia
-
Batam2 hari agoBertemu Ketua KJK, Menteri Kehutanan dan Delegasi Jepang Siap Hadiri Aksi Tanam Mangrove Sempena HPN 2026
-
Batam2 hari agoTim Gabungan KSOP Batam Pasang Oil Boom Antisipasi Tumpahan Limbah Hitam Meluas di Laut Sekupang
-
Headline3 hari agoHadirkan Layanan Kesehatan Merata, Provinsi Kepri Raih UHC Award 2026



