Kepri
Wakil Bupati Lingga Cek Sejumlah Pembangunan Mangkrak Desa Berindat

Lingga, Kabarbatam.com – Wakil Bupati Lingga M Nizar kunjungi Desa Berindat, adapun kedatangan orang nomor dua di Kabupaten Lingga tersebut untuk mengecek secara langsung terkait sejumlah bangunan yang dipermasalahkan oleh warga Desa Berindat, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga. Kamis (12/9/2019)
Kedatangan Wakil Bupati ke Desa Berindat mendapat sambutan yang antusias oleh sejumlah warga, serta ikut mendampingi Wakil Bupati ketika memantau sejumlah bangunan yang pengerjaannya tak kunjung selesai. Warga juga beramai-ramai meminta pada Pemerintah Kabupaten Lingga untuk memberhentikan Kepala Desa Berindat yang telah tidak dapat percayai lagi sebagai pemimpin desa.
“Kami masyarakat tidak mau lagi negosiasi, kami minta pak Bupati memberhentikan Idris (Kades Berindat), daripada kami laporkan pada yang berwajib” celoteh warga
Menyikapi permintaan dan keluhan warga Desa Berindat, Wakil Bupati Lingga M Nizar, mengatakan akan membentuk tim yang nantinya di Ketuai oleh Asisten I bidang Pemerintahan guna menindaklanjuti keluhan dan permintaan warga Desa Berindat tersebut.
“Hari ini kita akan langsung bentuk tim, saya berharap pihak desa dapat menuntaskan permasalahan yang terjadi” pungkas Nizar
Terhadap sejumlah pembangunan gedung Paud, pagar lapangan volly, semenisasi dan yang lainnya, Nizar memberikan batas waktu pada Kades Berindat hingga 30 September 2019 mendatang untuk dapat menyelesaikan pekerjaan tersebut.
“Kita beri Kades Berindat batas waktu hingga akhir bulan ini (30 September 2019) untuk data menyelesaikan sejumlah pekerjaan yang belum rampung” kata Nizar
Sementara itu Idris selaku Kepala Desa (Kades) Berindat berjanji akan menyelesaikan sejumlah pekerjaan yang belum rampung tersebut hingga batas waktu yang diberikan oleh pihak Pemda. Ia juga mengatakan jika saat ini bahan bangunan sudah ada dan para pekerja juga sudah mulai bekerja kembali.
“Mudah-mudahan pada tanggal 30 ini (30 September 2019) semua pekerjaan selesai” kata Idris
Sebelumnya diberitakan sejumlah warga yang datang ke kantor BPD Berindat, mendesak agar Kades nya diberhentikan atau di nonaktifkan, Kades Berindat dianggap warga tidak serius dan seolah-olah tidak peduli atas sejumlah pembangunan di wilayahnya, salah satu yang menjadi perhatian warga setempat yakni pembangunan gedung Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) yang dibangun menggunakan Silpa anggaran Dana Desa (DD) 2018 (Silpa DD) ditambah DD 2019 dengan pagu Rp 200 juta lebih yang ditargetkan selesai selama 45 hari kerja dan pekerjaan gedung itu tak kunjung selesai hingga sekarang. (Fikri)









-
Batam2 hari ago
Kesal Gegara Judi Slot, Wanita Muda di Batam Tikam Pacar hingga Tewas
-
Natuna2 hari ago
Pintu Masuk Wisatawan Mancanegara Makin Mudah, Lewat Malaysia ke Natuna
-
Headline2 hari ago
Sukseskan Mubes dan PSBM di Makassar, KKSS Kepri Utus 35 Orang Peserta dan Delegasi
-
Batam1 hari ago
Solusi untuk Kepri Menghadapi Tarif Impor yang Dikenakan Presiden AS Donald Trump
-
Batam1 hari ago
Merespon Kebijakan Tarif Impor-Ekspor AS: Ini Strategi BP Batam Pertahankan Pangsa Pasar Global
-
Batam12 jam ago
Ada Penggantian Gate Valve di Sei Harapan, Suplai Air di Tj Riau & Sekitarnya Mengalir Kecil
-
Bintan3 hari ago
Lebaran Ketiga, Bupati Roby Kurniawan Gelar Open House di Kediaman
-
Bintan5 jam ago
Meriahkan Syawal, Gubernur Ansar Hadiri Festival Lagu Hari Raya Idul Fitri di Kijang Bintan