Headline
72 Orang di Karimun Terkonfirmasi Covid-19 Selama Dua Hari Lebaran
Karimun, Kabarbatam.com – Kasus Covid-19 di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau mengalami lonjakan pada momentum hari raya idul fitri 1442 Hijriyah.
Tercatat, mulai hari pertama idul fitri pada Kamis, (13/5/2021) sampai Jum’at, (14/5/2021), Pemkab Karimun melaporkan sebanyak 72 orang terkonfirmasi Covid-19.
“Pada hari pertama itu, bertambah sebanyak 13 pasien yang dinyatakan positif Covid-19 dan pada hari kedua atau hari ini, bertambah lagi sebanyak 59 pasien,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Karimun, Rachmadi, Jum’at (14/5/2021) siang.
Rachmadi mengatakan, terjadinya penambahan 59 kasus Covid-19 pada Jum’at (14/5/2021). Bahkan, menjadi angka kasus tertinggi dalam satu hari di Kabupaten Karimun.
Tidak hanya itu, Rachmadi juga melaporkan terjadinya penambahan dua pasien yang meninggal akibat terpapar virus yang menyerang sistem pernapasan tersebut.
“Benar, ada dua pasien positif Covid-19 di Karimun yang meninggal dunia selama dua hari terakhir,” katanya.
Sementara untuk kasus kesembuhan pasien Covid-19, kata dia, selama dua hari di momentum hari raya idul fitri itu, tercatat sebanyak 31 pasien telah dinyatakan sembuh dari virus tersebut.
Lebih lanjut, secara komulatif di Kabupaten Karimun saat ini tercatat sebanyak 215 pasien positif Covid-19 masih menjalani perawatan atau isolasi.
“Penularan kasus Covid-19 yang terjadi saat ini di Karimun berawal dari perjalanan, kemudian transmisi kontak erat keluarga dan tempat kerja,” kata Rachmadi.
Kepala Dinas Kesehatan Karimun ini, juga mengaku khawatir kasus Covid-19 akan terus bertambah hingga selesainya libur hari raya idul fitri atau lebaran.
“Siap-siap habis lebaran ini bisa tambah lagi, saya khawatir saat masyarakat berkunjung dan berjabat tangan ke orang lebih tua yang relatif lebih rentan dan beresiko,” ucapnya.
“Dan saat ini, Kabupaten Karimun berstatus zona oranye Covid-19,” tambah Rachmadi.
Diketahui, Kabupaten Karimun telah mencatat sebanyak 773 kasus Covid-19, sejak munculnya kasus pertama pada Maret 2020 lalu.
Dengan rincian, sebanyak 215 pasien positif masih menjalani isolasi, sebanyak 531 pasien dinyatakan sembuh dan sebanyak 27 pasien meninggal dunia akibat virus tersebut. (Yogi)
-
Batam8 jam agoEnam Oknum Petugas BC Batam Diduga Keroyok Sopir Truk di Pelabuhan Roro Punggur
-
Batam2 hari agoAda Gangguan Pelayanan Air Bersih di IPA Mukakuning 1 & 2, Ini Wilayah Terdampak Suplai Air Mengecil
-
Headline3 hari ago“Sejauh Doa Cahaya Batam” Bukti Kreativitas Anak Batam di Bidang Perfilman
-
Headline1 hari agoDi Antara Abu dan Harapan, Rumah Maryani Akan Berdiri Kembali
-
Batam2 hari agoRute Singapura – Batam Semakin Dekat dengan AirFish Voyager
-
Bintan3 hari agoTerus Lahirkan Wirausaha Muda, Bupati Roby Buka Pelatihan Keahlian Barber
-
BP Batam2 hari agoGotong Royong Bersama RSBP Batam, Jadikan Kebersihan Budaya Kerja Berkelanjutan
-
Headline2 hari agoBazar Pangan Murah Bulog Batam Diserbu Warga Karimun, Minyakita dan Beras Jadi Rebutan



