Connect with us

Batam

Hari Kedua Operasi SAR, Dua Mayat PMI Ditemukan di Perairan Pulau Ngenang dan Tanjungpiayu

redaksi.kabarbatamnews

Published

on

img 20221117 wa0027
Hari kedua operasi pencarian korban kecelakaan laut kapal kayu bermuatan PMI ilegal di perairan Kabil, Kecamatan Nongsa membuahkan hasil. Tim gabungan kembali menemukan dua mayat berjenis kelamin laki-laki dan perempuan, Kamis (17/11/2022).

Batam, Kabarbatam.com – Hari kedua operasi pencarian korban kecelakaan laut kapal kayu bermuatan PMI ilegal di perairan Kabil, Kecamatan Nongsa membuahkan hasil. Tim gabungan kembali menemukan dua mayat berjenis kelamin laki-laki dan perempuan, Kamis (17/11/2022).

Diketahui, mayat berjenis kelamin laki-laki (Mr X) dan perempuan (Mrs Y) ditemukan oleh Patroli Ditpolairud Polda Kepri dan tim SAR gabungan di perairan Pulau Ngenang dan Tanjung Piayu.

Saat ditemukan petugas, mayat laki-laki (Mr X) itu memiliki ciri-ciri mengenakan baju hitam, celana pendek coklat, ikat pinggang dan mayat perempuan (Mrs Y) memakai baju hitam serta celana hitam.

Kapolsek Nongsa Kompol Yudi Arvian S.H SIK mengatakan, sekira pukul 07.00 Wib personel Polsek Nongsa mendapatkan informasi bahwa telah ditemukan 2 mayat di Perairan Pulau Ngenang dan Tanjung Piayu oleh Patroli Ditpolair Polda Kepri dan Tim Sar Gabungan.

img 20221117 wa0187

“Sekira pukul 07.30 Wib, 2 mayat tersebut di bawa ke Pelabuhan Punggur Dalam, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa untuk selanjutnya dievakuasi menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri,” ungkap Kapolsek Nongsa Kompol Yudi Arvian.

Sebelumnya, kapal kayu bermuatan 8 orang penumpang diduga PMI ilegal mengalami kecelakaan laut (terbalik) saat perjalan ke Malaysia, pada hari Selasa (15/11/2022) sekira pukul 01.00 Wib di Perairan Kabil, Kecamatan Nongsa.

“Sejauh ini sudah ditemukan 4 orang korban. 3 orang korban diantaranya meninggal dunia sementara 1 orang perempuan bernama Zuraidah (45) asal Aceh ditemukan selamat,” ujarnya.

Hingga saat ini, tim Patroli Ditpolair Polda Kepri dan tim Sar gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap 4 orang korban diantaranya 3 orang laki-laki dan 1 anak berusia 3 tahun. (Atok)

Advertisement

Trending