Headline
Ansar Ahmad Dorong Pemerintah Berdayakan Pengangguran Terdidik

Karimun, Kabarbatam.com – Banyaknya jumlah pengangguran terdidik saat ini masih menjadi problematika bagi Pemerintah Indonesia.
Pengangguran terdidik adalah seseorang yang telah lulus pendidikan dan sudah berusaha mencari atau melamar pekerjaan tetapi belum memperoleh kesempatan untuk bekerja.
Menurut data BPS terakhir tahun 2018, hampir 8% dari total 7 juta lebih jumlah sarjana menganggur. Angka ini meningkat 1,13% dari tahun 2017. Namun menurut Kemenristek Dikti, di tahun 2017 sarjana pengangguran mencapai 8,8%. Jumlahnya mencapai lebih dari 630 ribu orang.
Menanggapi hal itu, Anggota Komisi V DPR RI, Ansar Ahmad, mendorong pemerintah untuk dapat membuka peluang kerja dengan memberdayakan para sarjana terdidik yang belum bekerja tersebut dalam program-program pemerintah daerah.
“Jangan biarkan mereka setelah menyelesaikan pendidikannya tidak mendapatkan kesempatan bekerja, mungkin masing-masing memiliki disiplin ilmu yang berbeda, karena kesempatan itu belum tersedia sebaiknya pemerintah memberdayakan mereka,” ujar Ansar Ahmad saat melakukan reses di Karimun, Senin (21/9/2020).
Politisi Golkar ini menilai, peran pengangguran terdidik yang ada saat ini sangat diperlukan, terlebih banyaknya persoalan yang sedang dihadapi akibat lesunya ekonomi di kondisi yang terjadi saat ini.
“Kita ingin, minimal mereka mampu menjadi pendamping-pendamping bagi program pemerintah, misalnya seperti sarjana perikanan kita tugaskan mengedukasi kelompok nelayan, kalau sarjana pertanian kita gunakan mengedukasi kelompok tani,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ansar mengungkapkan, peluang pemberdayaan untuk di desa-desa, saat ini sangat banyak, oleh sebab itu akan mampu membuka ruang kesempatan bagi pengangguran terdidik tersebut.
“Para sarjana yang belum bekerja ini beban psikologisnya berat, apalagi waktu ditanya sudah bekerja apa belum, Saya kira desa-desa kita tidak sedikit, kalau contohnya saja satu desa perlu empat atau lima sarjana tidak apa-apa. Mereka juga bisa membina administrasi di desa,” ungkap Ansar. (Yogi)









-
Headline7 jam ago
Wakil Walikota Raja Ariza Resmikan Cue Spot Billiard Tanjungpinang
-
Batam3 hari ago
Solusi untuk Kepri Menghadapi Tarif Impor yang Dikenakan Presiden AS Donald Trump
-
Batam2 hari ago
Ada Penggantian Gate Valve di Sei Harapan, Suplai Air di Tj Riau & Sekitarnya Mengalir Kecil
-
Batam18 jam ago
Kapolresta Barelang Tinjau Kesiapan Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Roro Telaga Punggur
-
Batam2 hari ago
Merespon Kebijakan Tarif Impor-Ekspor AS: Ini Strategi BP Batam Pertahankan Pangsa Pasar Global
-
Headline13 jam ago
10 BPW se-Sumatera Dukung Andi Amran Sulaiman Jadi Ketua Umum KKSS
-
Batam18 jam ago
Tinjau Sejumlah Titik Objek Vital, Polda Kepri Pastikan Kelancaran Arus Balik Mudik Lebaran 2025
-
Bintan1 hari ago
Meriahkan Syawal, Gubernur Ansar Hadiri Festival Lagu Hari Raya Idul Fitri di Kijang Bintan