Batam
Ansar Dampingi Menteri KKP Tinjau Pembuatan 2 Kapal Pengawas Perikanan di Tanjung Uncang
Batam, Kabarbatam com – Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono kembali menyambangi Provinsi Kepri.
Kali ini Menteri Trenggono hadir di Kota Batam guna melakukan kunjungan kerja sekaligus membuka langsung Rakernis Dirjen PRL KKP RI. Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad menyambut langsung kedatangan Menteri Trenggono di Bandara Hang Nadim, Batam, Rabu (10/5).
Setibanya di Batam, Menteri Trenggono bersama Gubernur Ansar bergegas menuju Tanjung Uncang, Kota Batam guna melaksanakan agenda pertama kunjungan kerjanya. Keduanya meninjau langsung progres pembangunan kapal pengawas perikanan di lokasi tersebut.
Sebagai informasi, pada Tahun Anggaran jamak 2022-2023, telah dianggarkan Pembangunan 2 unit Kapal Pengawas Perikanan yang pekerjaannya dilaksanakan di Kawasan Shipyard Tanjung Uncang, Batam.
Menteri Trenggono pada kesempatan itu menyampaikan, peninjauan dimaksudkan untuk memantau langsung progres pembangunan 2 kapal pengawas perikanan kelas II tersebut yanh diharapkan akan selesai dan dapat beroperasi dalam waktu dekat.
“Kami hadir meninjau langsung progresnya, sebab kapal-kapal ini diproyeksikan untuk memperkuat armada pengawasan perikanan di Laut Natuna Utara Zona I. Sekaligus saya ingin memastikan kesiapan penerapan Ekonomi Biru di Kepri” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP RI, Laksda TNI Dr. Adin Nurawaluddin menyampaikan dalam laporannya kepada Menteri KKP bahwa pengerjaan 2 unit Kapal Pengawas Perikanan ini berjalan dengan lancar.
“Jika sudah selesai akan langsung dilakukan uji coba agar penambahan armada dapat langsung memperkuat keamanan kelayakan perikanan di Kepri” jelasnya. (ron)
-
Natuna3 hari agoPemkab Natuna Perketat Pengawasan Dana Desa, Dua Kades Diberhentikan Sementara
-
Batam1 hari agoKebakaran Hebat Landa Pusat Kuliner Mega Legenda, Warga Panik dan Berhamburan
-
Headline3 hari agoWarga Batam Kini Bisa Terbang Langsung ke Kuala Lumpur, Harga Mulai Rp899 Ribuan
-
Batam13 jam agoSidang Etik Internal Partai terhadap Mangihut Rajagukguk Rampung, Cak Nur: DPP PDI Perjuangan segera Beri Keputusan
-
Batam24 jam agoBEM FISIP UMRAH Desak Pemerintah Tegas Awasi Tambang Ilegal di Karimun
-
BP Batam1 hari agoBatam Melesat, Realisasi Investasi Tembus Rp69,30 Triliun
-
Bintan2 hari agoDua Pekerja Terseret Arus di Perairan Pulau Poto Bintan: Satu Orang Meninggal, Satu Lainnya Dalam Pencarian
-
Batam2 hari agoOmbudsman Kepri Minta Pemerintah Ungkap Aktor Penyelundupan 1.897 Ton Beras Ilegal di Karimun



