Headline
Antisipasi Covid-19, Meja Pedagang Pasar Sayur Dabo Diatur Berjarak

Lingga, KABARBATAM.COM – Tim patroli gabungan TNI-Polri bersama Pemkab Lingga lakukan penertiban Physical Distancing (Jarak Fisik) pada para pedagang pasar sayur dengan meminta para pedagang untuk memberi jarak meja dagangannya dalam upaya antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19 dilingkungan pasar tradisional Dabo Singkep.
Kegiatan patroli dan himbauan yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Lingga Kompol Rusdwiantoro bersama Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Yusrizal meminta kepada para pedagang untuk menertibkan meja dagangannya agar berjarak antara pedagang satu dengan yang lainnya, yang nantinya dibagi menjadi dua yakni di bagian bawah dan atas di lokasi pasar tradisional tersebut.
“Kita meminta kepada para pedagang untuk membuat jarak antara pedagang satu dan yang lainnya, susunan meja yang seperti saat ini, itu terlalu dekat, untuk itu mulai hari ini kita minta kepada para pedagang untuk mempersiapkan perpindahan barang dagangannya,” kata Yusrizal, di Pasar Sayur Dabo Singkep, Kamis (2/4/2020).
Mekanisme pembagiannya, pedagang yang menjual barang bersifat basah dibagian bawah dan barang dagangan yang besifat kering dibagian atas. Hal tersebut diterapkan guna kebaikan dan kesehatan bersama guna antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19 dilingkungan pasar, seperti diketahui bersama, saat ini Kabupaten Lingga melalui tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 mengumumkan terdapat 3 (tiga) ODP (Orang Dalam Pemantauan).
“Nanti dari dinas perdagangan akan membuat skema untuk persiapan penataan dan perpindahan barang dagangan, para pedagang diberikan waktu selama tiga hari kedepan, agar barang dagangan dipindahkan dengan berjarak dan sebagian dialihkan ke bagian atas,” katanya.
Sementara itu Kabag Ops Polres Lingga Kompol Rusdwiantoro menambahkan, dengan diterapkan hal tersebut untuk mengantisipasi pencegahan penyebaran Covid-19 dan menjaga kesehatan bersama mengingat aktivitas di pasar merupakan tempat yang sering dikunjungi masyarakat setiap harinya. Untuk itu ia meminta kepada para pedagang untuk mengikuti arahan yang disampaikan.
“Diterapkannya untuk berjarak antara satu penjual dengan penjual yang lainnya, bukan berarti pedagang terhenti dalam berjualan akan tetapi lebih mengedepankan kesehatan bersama mengingat saat ini sedang mewabahnya pandemi Covid-19,” kata Kompol Rusdwiantoro
Kegiatan tersebut diikuti oleh TNI-Polri, Dishub Lingga, Satpol-PP dan Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan yang selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan patroli memberikan himbauan kepada masyarakat dengan mengitari seputaran wilayah Dabo sampai ke pantai Indah Sergang.(Fikri)









-
Batam2 hari ago
Kesal Gegara Judi Slot, Wanita Muda di Batam Tikam Pacar hingga Tewas
-
Natuna2 hari ago
Pintu Masuk Wisatawan Mancanegara Makin Mudah, Lewat Malaysia ke Natuna
-
Headline2 hari ago
Sukseskan Mubes dan PSBM di Makassar, KKSS Kepri Utus 35 Orang Peserta dan Delegasi
-
Batam1 hari ago
Solusi untuk Kepri Menghadapi Tarif Impor yang Dikenakan Presiden AS Donald Trump
-
Natuna3 hari ago
Momen Lebaran Masih Hangat di Natuna, Sejumlah Tokoh Politik Bersilaturahmi
-
Batam20 jam ago
Merespon Kebijakan Tarif Impor-Ekspor AS: Ini Strategi BP Batam Pertahankan Pangsa Pasar Global
-
Bintan2 hari ago
Lebaran Ketiga, Bupati Roby Kurniawan Gelar Open House di Kediaman
-
Batam7 jam ago
Ada Penggantian Gate Valve di Sei Harapan, Suplai Air di Tj Riau & Sekitarnya Mengalir Kecil