Connect with us

Karimun

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Petugas Gabungan Gelar Sidak di Rutan Karimun

Published

on

Foto Kab Karimun, karimun, Petugas gelar sidak, rutan, sidak di rutan
Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas II B Tanjungbalai Karimun, Kepulauan Riau melakukan inspeksi dadakan (sidak) di blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rabu (15/9/2021).

Karimun, Kabarbatam.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas II B Tanjungbalai Karimun, Kepulauan Riau melakukan inspeksi dadakan (sidak) di blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rabu (15/9/2021).

Sidak yang dilakukan malam hari tersebut bekerja sama dengan Koramil 01/Balai Kodim 0317/Tbk.

Petugas gabungan langsung menyisir semua blok hunian guna mencegah adanya barang-barang yang dikategorikan dilarang untuk berada di dalam rutan.

Tidak hanya itu, warga binaan juga tidak luput dilakukan pemeriksaan oleh petugas gabungan.

“Warga binaan kita periksa satu persatu, hasilnya kita temukan barang yang dilarang seperti sendok besi, gunting, tali pinggang, korek api, kaca, dan barang lainnya,” ujar Kepala Rutan Tanjungbalai Karimun, Dody Naksabani.

Terhadap barang temuan itu, kata Dody, pihaknya melakukan pendekatan secara persuasif terhadap warga binaan.

“Secara persuasif, kita sampaikan bahwa barang-barang tersebut tidak boleh ada didalam rutan, kita minta agar kedepannya tidak ada lagi,” kata Dody.

Foto Kab Karimun, karimun, Petugas gelar sidak, rutan, sidak di rutan

Tidak hanya pemeriksaan barang-barang, Dody mengatakan pihaknya juga melakukan tes urin terhadap warga binaan.

Tes tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah peredaran narkotika di dalam rutan.

“Kita juga lakukan tes urin secara acak terhadap warga binaan. Alhamdulillah, sebanyak 16 sampel kita lakukan hasilnya negatif,” kata Dody.

Dody menjelaskan, bahwa sidak tersebut bertujuan untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) dan peredaran narkotika di dalam rutan.

“Tentunya, sidak ini bertujuan agar warga binaan tidak menyimpan barang-barang yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtib didalam rutan,” jelasnya.

“Sidak ini rutin kita lakukan, minimal dua kali dalan satu minggu karena kita terus berupaya untuk memastikan keamanan dan ketertiban warga binaan,” tambah Dody.

Advertisement

Trending