Connect with us

Headline

Arus Mudik di Pelabuhan Batuampar, Menhub Ingatkan Pelni soal Manifes Kapal

redaksi.kabarbatamnews

Published

on

F35564040

BATAM, KABARBATAM.com– Menteri Perhubungan (Menhub) RI Budi Karya Sumadi meninjau kesiapan Pelabuhan Batuampar, Batam, dalam melayani arus mudik Lebaran tahun ini. Menhub meminta PT Pelni selalu memperhatikan daftar penumpang dan harus dilengkapi dengan manifes.
“Satu hal yang penting bagi PT Pelni, yakni semua yang berada di atas kapal harus didaftar, manifesnya harus ada. Sehingga memudahkan bagi Pelni melakukan pendataan sebelum kapal berlayar,” ujar Menhub Budi saat meninjau kesiapan mudik Lebaran di atas kapal Pelni Doro Londa, di Pelabuhan Batuampar, Batam, Sabtu (25/5/2019).
Budi menegaskan, penumpang yang membeli tiket harus sesuai dengan data yang ada di manifes. “Ini penting, di satu sisi untuk keperluan pendaftaran calon penumpang dan kedua juga kita harapkan keselamatan juga dilihat dari situ. Kalau ada penumpang gelap, bisa diketahui sesuai data yang ada,” ujar Budi.
Terkait dengan kondisi cuaca, menurut Menhub, sejauh ini rute Batam-Belawan (Medan) tidak terlalu rawan. Namun pihaknya menginstruksikan kepada Dirjen Laut Kemenhub agar secara dini berkoordinasi dengan BMKG terkait kondisi cuaca.
“Saya telah meminta Dirjen Laut Kementerian Perhubungan agar secara rutin berkoordinasi dengan BMKG,” ujarnya. Hadir mendampingi Menhub Budi Karya, Gubernur Kepri H Nurdin Basirun, Kepala BP Batam Edy Putra Irawady, Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub R. Agus H. Purnomo, Direktur Utama (Dirut) PT Pelni Insan Purwarisya L Tobing, Kepala BPTJ Bambang Prihartono.
Juga hadir Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah II Kelas I Kualanamu Medan Bintang Hidayat, Kepala Kantor Pelabuhan Laut BP Batam, beserta rombongan.
Sumarjo, salah satu nakhoda kapal Pelni KM Doro Londa, mengatakan, kapasitas kapal Doro Londa mencapai 3.425 penumpang. Penumpang yang berangkat dari Batam ke Belawan, Medan, sekitar 2.700 penumpang.
“Kami akan menempuh rute Batam-Tanjungbalai Karimun-Belawan, kemudian balik lagi ke Batam-Jakarta-Bitung-Ternate, dan Makassar,” ujar Sumarjo. Kapal ini biasanya standby di Jakarta dan melayani wilayah timur Indonesia. “Saat ini kapal kami diperbantukan hingga menjangkau wilayah Barat, dan ternyata lumayan juga jumlah penumpangnya,” ujarnya.
Sumarjo menambahkan, untuk keselamatan, Doro Londa telah menyediakan life jacket (pelampung) sebanyak 4.798 buah. Di kapal ini juga terdapat tim medis. Tim medis ini siap memberikan pertolongan pertama kepada penumpang yang mengeluh sakit. “Pelayanan medis bagi penumpang gratis, tidak dipungut biaya,” ujarnya. (aan)

Advertisement

Trending