Connect with us

Metropolitan

ATB Berharap Rationing di Dam Seiharapan Berakhir sebelum Lebaran

redaksi.kabarbatamnews

Published

on

F46532040

BATAM, KABARBATAM.com– PT. Adhya Tirta Batam (ATB) menggelar buka puasa bersama dengan media yang ada di Batam, dengan tema “Indahnya Semarak Kebersamaan”, di Aston Batam Hotel & Residence, Jumat (24/5/2019).
Acara ini dihadiri oleh Presiden Direktur PT ATB, Benny Andrianto, jajaran Board of Director (BoD), para manager di lingkungan ATB serta pimpinan redaksi maupun jurnalis media cetak, online dan televisi di Batam.
Benny Andrianto mengatakan, kegiatan buka puasa bersama ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilakukan PT ATB, untuk menjalin keakraban dengan rekan-rekan media yang ada di Batam.
“Peran media sangat membantu ATB, terutama dalam mengedukasi masyarakat serta menyampaikan informasi-informasi penting terkait pengelolaan air di Batam,” ungkap Benny.
Ia mengungkapkan, belum lama ini, ATB melakukan penggiliran atau rationing ai baku Waduk Seiharapan kepada pelanggan. Hal ini dilakukan karena ketersediaan air baku yang saat itu sudah sangat mengkhawatirkan.
“Alhamdulillah selama satu bulan terakhir, kita mengalami peningkatan cadangan air di Dam Seiharapan dari minus 2,5 meter sekarang menjadi minus 1,3 meter,” ungkapnya.
“Jadi, kalau kita mencapai peningkatan air baku di lokasi sekitar 1 meter atau lebih, maka penggiliran akan segera dihentikan, semoga itu bisa tercapai sebelum Lebaran nanti, yakni di bulan Juni 2019,” tambah Benny.
Benny menambahkan, adapun dam atau waduk lainnya saat ini cukup kondusif, baik itu Dam Seiladi, Mukakuning, maupun Duriangkang. Meskipun waduk-waduk ini masih di bawah permukaan, tapi masih di dalam elefasi yang tidak ada masalah.
“Mudah-mudahan selalu demikian dan kondisi cuaca yang kondusif bisa memberikan peningkatan cadangan air baku untuk ke depan,” tambahnya. Pihaknya berharap agar di waktu beberapa hari ini Batam diguyur hujan, sehingga sebelum Lebaran tahun ini, ATB bisa segera mengakhiri rationing di Dam Seiharapan.
Dengan pertumbuhan Kota Batam yang luar biasa dimana saat ini penduduk Batam sudah mencapai sekitar 1,3 juta jiwa hingga 1,5 juta jiwa, menurut Benny, maka ketersediaan air baku di Batam tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan anak cucu kita ke depan.
“Kalau saat ini kita hanya berharap dari Dam Tembesi dengan kapasitas tampungnya maksimum 600 liter per detik, itu hanya akan memperpanjang ketersediaan air baku untuk tiga tahun saja,” ungkap Benny.
Ia mengatakan, masyarakat perlu kepastian untuk hidup di batam. Dan yang perlu kita lakukan pertama yaitu mari menjaga lingkungan hidup, mari belajar menghemat air, mari menularkan kebiasaan yang baik kepada anak didik kita, dan mari mengajak mereka untuk menghemat pemakaian air.
“ATB juga terus berkomitmen untuk menyampaikan informasi yang proporsional, sesuai kebutuhan publik melalui media,” pungkasnya. (yun)

Advertisement

Trending