Connect with us

Metropolitan

Batam Punya Banyak Potensi, Namun Belum Tergarap Maksimal

redaksi.kabarbatamnews

Published

on

F114973696

BATAM, KABARBATAM.com– Sebagai wilayah strategis, berada di dekat jalur lalu lintas kapal internasional dan berdekatan dengan Singapura serta Malaysia, Batam memiliki banyak potensi yang bisa digarap. Tidak hanya industri, namun sektor perdagangan dan jasa juga memiliki potensi besar untuk digarap.
“Dengan mengelola potensi tersebut secara maksimal, bukan tidak mungkin Batam mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan begitu, Batam bisa memberikan pelayanan maksimal, membebaskan warganya dari PBB, menggratiskan biaya kesehatan dan pendidikan,” ungkap Jadi Rajagukguk, Ketua Kadin Kota Batam dalam diskusinya bersama wartawan, di Batam belum lama ini.
Jadi mengkritisi pengelolaan potensi dan sumber-sumber bagi pendapatan asli daerah yang dikelola pemerintah daerah dan lembaga terkait yang masih berkutat di seputar pajak dan retribusi di berbagai bidang.
Padahal, menurut Jadi, dengan berbagai potensi ekonomi yang dimiliki Batam, daerah bisa mendapatkan pemasukan lebih besar. Batam memiliki laut yang cukup luas, dimana kapal-kapal internasional dapat berlabuh dan menjadi jalur lalu lintas kapal antar negara. “Ini bisa kita kelola dengan baik, misalnya di sektor kepelabuhanan dan labuh jangkar,” ungkapnya.
“Kita bisa mengambil contoh seperti Singapura, mereka bisa memanfatkan laut dengan akumulasi ekonomi yang besar. Selain sektor kepelabuhanan, dan industri perkapalan, juga sektor labuh jangkar. Mengapa kita tidak manfaatkan potensi laut kita seperti Singapura?” tambah Jadi.
Presiden Direktur/Komisaris PT. Raja Energi Investasi ini mengungkapkan, selain potensi laut, Batam juga dapat memanfaatkan bandara dan pelabuhan sebagai international-hub. Untuk menarik pangsa pasar di kawasan regional yang tidak semuanya dapat diserap oleh Singapura.
Bahkan menjadikan bandara sebagai pusat logistik juga merupakan terobosan, selain untuk memenuhi pasar internasional, terutama regional, pembangunan bandara sebagai pusat logistik juga akan menggairahkan pasar e-commerce di wilayah ini.
Selain itu, Sekjen Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) ini mengatakan, sektor perdagangan dan jasa juga dapat menyumbang pemasukan bagi Batam. Terutama potensi pariwisata Batam. Batam memiliki beragam destinasi wisata yang mampu menarik lebih banyak wisatawan datang ke wilayah ini.
“Hadirnya para wisatawan mancanegara maupun domestik di Batam akan semakin meningkatkan perekonomian Batam. Pelaku usaha di sektor ini secara otomatis juga bisa merasakan dampak dari kunjungan wisatawan ini,” ungkap alumnus GICI Business University, Jakarta ini.
Jadi menambahkan, juga sangat penting adalah mengerakkan perekonomian masyarakat melalui skema usaha kecil menengah. Terlebih, jumlah pelaku UKM maupun UMKM di Batam cukup banyak.
“Kita berikan pelatihan atau memfasilitasi dengan mengadakan pameran-pameran untuk memasarkan produknya, dan ini harus kita kawal betul,” tegas alumni GICI Business Univercity (Management Business, Ilmu Ekonomi) Jakarta.
Pengelolaan potensi di berbagai sektor inilah yang mendorong Jadi untuk maju dalam Pilwako Batam pada Pilkada Serentak, September 2020 mendatang. Dengan sederet pengalaman organisasi dan memimpin Kadin Batam, Jadi mengharapkan dukungan masyarakat.
“Jika masyarakat menginginkan, saya siap maju di Pilwako Batam,” kata Jadi. Salah satu visi misi Jadi jika maju sebagai calon Wali Kota Batam yakni menjadikan Batam sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional, dan khususnya Kepulauan Riau.
Untuk mewujudkan hal itu, penting bagi calon Walikota Batam menjalin sinergi dan koordinasi yang baik dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam. “Sangat penting untuk bersinergi dengan BP Batam. “Kita akan bersinergi bersama BP Batam, mengingat ada banyak potensi yang dapat kita kelola dengan baik,” pungkasnya. (aan)

Advertisement

Trending