Connect with us
Puri Selebriti Batam Himalaya Batam BSC Mall

Ekonomi

BI Kepri Tambah Wawasan Ekonomi Jurnalis melalui Capacity Building Media

Published

on

Foto BI Kepri, Capacity building BI Kepri, Kepala Perwakilan BI Kepri
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepri menggelar Capacity Building Media 2021 di Batam.

 

Batam, Kabarbatam.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepri menggelar Capacity Building Media 2021, dalam rangka meningkatkan kapasitas wartawan dalam penyampaian informasi pelaksanaan tugas dalam membangun komunikasi publik antara lembaga dan masyarakat, di Holiday Iin Resort Marina, Batam, Jumat (12/11/2021) pagi.

Kegiatan dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri Musni Hardi Kasuma Atmaja.

Selain itu, juga ada nara sumber, yakni Irfan Farulian Kepala Divisi Relasi Media Massa and Opinion Maker Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Diah Esti Handayani Kepala Divisi Hubungan Internasional Departemen Internasional 2, Satio Pramono Executive Coach dan Uni Lubis Pemimpin Redaksi dari IDN Times yang tergabung dalam Tim Chakra Lestari.

“Peran media sangat dibutuhkan oleh BI dalam pembangunan komunikasi publik, agar masyarakat bisa memahami data ekonomi yang disajikan,” kata Musni Hardi Kasuma Atmaja, Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia Kepri, Jumat (12/11/2021).

Foto BI Kepri, Capacity building BI Kepri, Kepala Perwakilan BI Kepri

Musni mengatakan, informasi yang diberikan masyarakat dari media, bisa memberikan tugas BI memelihara kestabilan nilai rupiah.

Pasalnya, kestabilan rupiah itu sendiri, dilihat dari dua hal. Pertama, kestabilan terhadap harga-harga barang dan jasa yang tercermin dari perkembangan laju inflasi. Kedua, kestabilan nilai tukar rupiah terhadap mata uang negara lain.

“Untuk mencapai tujuan itu, kami melaksanakan tugas di bidang moneter, sistem pembayaran, dan stabilitas sistem keuangan,” ujarnya.

Lanjut Musni, mencapai hal itu juga harus sejalan dengan memperkuat transparansi, serta akuntabilitas terkait kebijakan yang dihasilkan.

“Selain melalui media, Bank Indonesia juga senantiasa melakukan komunikasi melalui diskusi dengan para pemangku kepentingan,” ungkap Musni.(*)

Trending