Connect with us

BP Batam

BP Batam Bersama PIKORI Gelar Vaksinasi, Rudi: 83 Persen Masyarakat Telah Divaksin

Published

on

Foto Ketua PIKORI BP Batam, Ketua PIKORI Marlin Agustina, pikori batam, pikori gelar vaksinasi, vaksinasi, vaksinasi di batam
Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Persatuan Istri Karyawan Badan Pengusahaan (PIKORI) menggelar vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat, di Asrama Haji, Selasa (5/10/2021).

Batam, Kabarbatam com – Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Persatuan Istri Karyawan Badan Pengusahaan (PIKORI) menggelar vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat, di Asrama Haji, Selasa (5/10/2021).

Kegiatan tersebut dilaksanakan hari ini, hingga 15 Oktober 2021 mendatang.

Selain itu, kegiatan vaksinasi juga ditujukan untuk ibu hamil. Pelaksanaannya di Rumah Sakit BP Batam di Sekupang.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menghimbau masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan meski telah divaksin. Hal ini penting untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

“Menurut pakarnya, Covid-19 masih ada gelombang ketiga dan keempat. Makanya, kita harus tetap jaga protokol kesehatan,” kata Rudi, Selasa (5/10/2021).

Foto Ketua PIKORI BP Batam, Ketua PIKORI Marlin Agustina, pikori batam, pikori gelar vaksinasi, vaksinasi, vaksinasi di batam

Rudi menuturkan, masyarakat di Batam sudah 83 persen telah divaksin, dan  masih ada 17 persen lainnya belum divaksin.

“Berarti masih ada 140 ribu orang lagi yang belum divaksin, dan ini tanggungjawab kita untuk mensukseskannya,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua 3 PIKORI BP Batam, Nur Indrayati, mengatakan, vaksinasi merupakan salah satu program pihaknya untuk menekan laju Covid-19 di Kota Batam.

“Target kita 1000 vaksin perhari,” kata Nur. Adapun jenis vaksin yang diberikan kepada masyarakat hari ini adalah vaksin Moderna.

Foto Ketua PIKORI BP Batam, Ketua PIKORI Marlin Agustina, pikori batam, pikori gelar vaksinasi, vaksinasi, vaksinasi di batam

Nur menjelaskan, hari ini sudah ada 800 orang yang telah mendaftar secara online, namun untuk hari ini kita membatasi vaksinasi untuk 300 orang,” ujarnya.(*)

Advertisement

Trending