Connect with us

Kepri

Bupati Karimun Imbau Masyarakat ke Puskesmas untuk Vaksinasi Massal

Published

on

Foto Aunur Rafiq, Bupati Karimun Aunur Rafiq, puskesmas, vaksinasi, Vaksinasi covid-19, vaksinasi massal
Bupati Karimun Aunur Rafiq mengimbau masyarakat untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 massal di Puskesmas terdekat, pada Rabu (19/5/2021) mendatang.

Karimun, Kabarbatam.com – Bupati Karimun Aunur Rafiq mengimbau masyarakat untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 massal di Puskesmas terdekat, pada Rabu (19/5/2021) mendatang.

“Masyarakat Karimun saya imbau untuk datang secara mandiri ke masing-masing Puskesmas untuk mengikuti pelaksanaan vaksinasi ini,” ucap Bupati Karimun, Aunur Rafiq usai memimpin rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Gedung Nasional Karimun, Senin (17/5/2021) pagi.

Bupati mengatakan, saat ini pihaknya memiliki stok vaksin AstraZeneca sebanyak 2 ribu vial atau dosis.

Sehingga, dari jumlah itu, Pemkab Karimun menargetkan sebanyak 20 ribu masyarakat dapat menerima penyuntikan vaksin tersebut.

“Ada 2 ribu vial vaksin yang kita miliki. Masyarakat jangan khawatir, jika stok vaksin kita habis. Insya allah, bapak Gubernur Kepri akan memberi tambahan untuk Kabupaten Karimun,” kata Bupati.

Bupati Rafiq mengaku serius bagaimana pelaksanaan vaksinasi massal itu, dapat mengejar persentase minimal 20 sampai 30 persen penduduk sudah divaksin dari jumlah total penduduk Karimun.

Pasalnya, secara persentase pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Karimun masih tergolong rendah.

“Jumlah orang yang akan divaksin dan sudah divaksin masih rendah, harus kita kejar dalam satu bulan ini agar mencapai 20 sampai 30 persen penduduk sudah divaksin. Oleh karena itu, kita akan manfaatkan momentum vaksinasi massal ini dengan baik,” jelasnya.

Terakhir, orang nomor satu di Karimun ini mengimbau seluruh masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan. Khususnya, Gerakan 5 M.

“Gerakan 5 M diantaranya, selalu menggunakan masker, mencuci tangan, menggunakan hand sanitizer, menjaga jarak aman minimal 1 meter dan membatasi mobilisasi dan interaksi,” ucap Bupati. (*)

Advertisement

Trending