Connect with us

Batam

COVID di Kepri Tembus 2007 Kasus, Hanya Satu Kata: Patuhi Protokol Kesehatan

redaksi.kabarbatamnews

Published

on

F30433456
Update Covid-19 di Kepulauan Riau.

Batam, Kabarbatam com – Pasien positif corona virus disease 2019 atau Covid-19 di Provinsi Kepulauan Riau  kini sudah menembus angka 2007 orang. Wilayah Batam, merupakan wilayah dimana warganya banyak terpapar virus ini, yakni 1.430 orang.
Sesuai update yang dirilis oleh Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri, pada Kamis (24/9/2020), sebanyak 769 orang saat ini tengah menjalani perawatan/isolasi di rumah sakit Kepri.
Untuk pasien positif Covid-19 di Kepri, 1.430 orang terkonfirmasi positif di Batam, 287 orang positif Covid-19 di Tanjungpinang, 143 orang positif di Bintan, dan 39 orang positif di Karimun, serta tiga orang di Lingga.
Adapun pasien yang menjalani rawat/isolasi pada hari ini sebanyak 174/509 orang di Batam, 8/17 di Tanjungpinang, 2/0 orang di Kabupaten Karimun, dan sebanyak 13/38 di Kab Bintan.
Terkait pasien suspect Covid-19 di Kepri, sebanyak 217 orang pada kasus suspect, Suspect Discarded (Selesai) sebanyak 3.348 orang, dan spesimen sebanyak 300 orang.
Adapun pasien yang sudah dinyatakan sembuh dari Covid, masing-masing; 705 pasien sembuh di Batam,  255 orang di Tanjungpinang, 89 orang di Bintan, dan 36 orang di Kabupaten Karimun.
Selanjutnya, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia di Kepri mencapai 55 orang, diantaranya 42 orang di Batam, tujuh orang di Tanjungpinang, satu orang di Lingga, dan tiga orang di Bintan.
Tim Gugus Tugas Provinsi Kepri terus menghimbau masyarakat agar tetap mematuhi program pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas untuk memutus rantai penyebaran virus corona.
Program pemerintah tersebut, antara lain; masyarakat diimbau melakukan social distancing, physical distancing (jaga jarak), memakai masker, rajin mencuci tangan menggunakan sabun, menghindari kerumunan, dan menjaga pola hidup sehat. (Tok)

Advertisement

Trending