Connect with us

Kepri

Covid-19 : Tukang Ojek dan Supir Angkot di Lingga Dapat Bantuan Uang Tunai

Published

on

Foto Dampak Covid-19, Polres Lingga, Satlantas Polres Lingga

Lingga, KABARBATAM.COM – Dampak pandemi Covid-19 membuat pendapatan para pekerja jadi menurun, salah satu yang juga turut berdampak yakni para pekerja jasa angkutan orang, seperti supir angkot dan ojek pangkalan, atas dampak tersebut Pemerintah Pusat melalui Korlantas Polri melaksanakan program Keselamatan 2020.
Polres Lingga melalui Sat Lantas Polres Lingga dalam pelaksanaan program Keselamatan 2020 yang berlangsung di lapangan Merdeka Dabo Singkep, selain menyerahkan bantuan uang tunai dari program Keselamatan 2020 Korlantas Polri juga memberikan sosialisasi tata tertib berlalu lintas dan pencegahan penyebaran Covid-19 kepada para supir angkot dan ojek pangkalan.
“Hari ini kita melaksanakan program Keselamatan 2020 Korlantas Polri yang merupakan program dari pemerintah pusat yang dalam hal ini pemerintah pusat melalui Korlantas Polri berikan bantuan uang tunai yang kami disalurkan kepada sopir angkot dan ojek pangkalan yang berada di Kabupaten Lingga,” kata kapolres Lingga AKBP Boy Herlambang melalui Kasat lantas Polres Lingga AKP Emsas, Sabtu (18/4/2020)
Adapun besaran bantuan uang tunai yang disalurkan dari program Keselamatan 2020 Korlantas Polri tersebut, sebesar Rp600.000 yang diberikan setiap bulannya yang berlangsung selama tiga bulan berturut-turut, yang bertujuan dengan bantuan tersebut dapat membantu supir angkot dan ojek pangkalan dalam memenuhi kebutuhannya akibat dari berkurangnya pendapatan dampak dari covid-19 tersebut.
“Nantinya setiap pengemudi yakni supir angkot dan ojek pangkalan akan dapat buku tabungan dari BRI (Bank Rakyat Indonesia) yang telah bekerjasama dengan Korlantas Polri, bantuannya dalam bentuk uang tunai sebesar Rp600.000 perbulan selama 3 bulan kedepan,” kata AKP Emsas.
Seperti diketahui dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19 negara sedang menghadapi kejadian yang luar biasa yang tidak hanya berdampak pada perekonomian tetapi juga berdampak pada jiwa manusia, yang mana dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19 masyarakat diminta untuk menerapkan Physical Distancing.(Fikri)

Advertisement

Trending