Batam
Curi Sepeda Motor Warga, Seorang Pelajar Ditangkap Reskrim Polsek Nongsa
Batam, Kabarbatam.com – Seorang pelajar berinisial YA (15) kini harus berurusan dengan unit Reskrim Polsek Nongsa, Kota Batam setelah nekat mencuri sepeda motor milik warga.
Aksi pencurian sepeda motor itu terjadi pada hari Sabtu (3/8/2024) di Kos-Kosan Kaveling Bida Kabil, Kecamatan Nongsa Kota Batam. Pria pelajar aktif itu terbukti menggasak 1 unit sepeda motor Honda Beat yang tengah terparkir di kawasan kosan tersebut.
Kapolsek Nongsa Kompol Efendri Alie mengatakan, pelaku YA (15) berstatus aktif sebagai pelajar di salah satu sekolah. Ia ditangkap karena terbukti melancarkan aksi pencurian sepeda motor di wilayah hukum Polsek Nongsa.
“Kronologi pencurian itu bermula, pada hari Jumat tanggal 2 Agustus 2024 sekira pukul 23.00 Wib. Korban yang pada saat itu baru pulang bekerja memarkirkan sepeda motor di kos kosannya. Namun, keesokan harinya motor korban didapati telah hilang,” ungkap Kapolsek Nongsa Kompol Efendri Alie, Rabu (7/8/2024).
Kompol Efendri Alie menjelaskan, saat itu korban sempat berusaha mencari keberadaan motor tersebut. Namun, tak juga dapat ditemui sehingga ia melaporkan peristiwa pencurian itu ke Polsek Nongsa guna proses lebih lanjut.
“Atas kejadian itu korban mengalami kerugian sebesar Rp 14 juta dan ia langsung mendatangi Polsek Nongsa untuk melaporkan kejadian tersebut,” ungkapnya.
Menerima laporan korban, unit Reskrim Polsek Nongsa yang dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Nongsa Iptu Jexson Marpaung melakukan serangkaian penyelidikan untuk menemukan keberadaan pelaku.
“Dengan gerak cepat, unit Reskrim Polsek Nongsa berhasil mengamankan pelaku YA (15 ) di Teluk Nipah Kelurahan Kabil beserta 1 unit sepeda motor Honda Beat yang diduga digunakan pelaku untuk melakukan tindak pidana pencurian tersebut,” jelasnya.
Lanjut, Kompol Efendri Alie menjelaskan, saat dilakukan interogasi lebih dalam pelaku mengaku bahwa sepeda motor yang dicuri saat ini berada di rumah Y beralamat di Kaveling Pancur Swadaya.
“Sepeda motor curian itu untuk pelaku gunakan sendiri. Saat melancarkan aksinya, ia mengaku bekerjasama dengan rekannya yang masih dalam pencarian dengan cara mematahkan stang menggunakan kaki, lalu di dorong pakai motor seperti yang terekam di cctv,” bebernya.
Atas perbuatannya, pelaku YA di jerat pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun. (Atok)
-
Batam3 hari ago
Polda Kepri Gerebek Server Judi Online Terbesar di Batam, Omzet Capai Miliaran Per Bulan
-
Batam2 hari ago
Kampanye Akbar Paslon ASLI Jelang Masa Tenang Dipadati Ribuan Simpatisan dan Pendukung
-
Advertorial1 hari ago
Hari Pertama Setelah Cuti, Rudi Tinjau Proyek Infrastruktur Strategis untuk Wujudkan Kota Modern dan Bebas Kemacetan
-
Batam2 hari ago
Kendalikan Judi Online Beromzet Miliaran di Batam, Perjalanan Kakak Beradik Candra dan Anton Berakhir di Bui
-
Advertorial2 hari ago
Resmikan Sekretariat BPD KKSS Kota Batam, Warga KKSS Dihibur Atraksi Pesulap Mr. Mind Muhammad
-
Batam1 hari ago
Usai Terima SK dari Ketua BPW Kepri, Pengurus BPD KKSS Batam Gelar Pelantikan Desember 2024
-
Batam3 hari ago
Belanja Fiktif Gunakan Anggaran RSUD Embung Fatimah, Kejari Batam Tetapkan 2 Orang Tersangka
-
Batam2 hari ago
Merinding, Ratusan Perahu Nelayan Pulau Terong Batam Sambut Kunjungan Ansar-Nyanyang