Batam
Dipicu Masalah Asmara, Pria di Baloi Indah Batam Tewas Bersimbah Darah
Batam, Kabarbatam.com – Dipicu masalah asmara, seorang pria bernama M. Said (48) tewas bersimbah darah di dalam rumah usai dibacok oleh mantan suami istri barunya.
Peristiwa pembunuhan itu terjadi di Blok C, No. 14, RT 04/RW 03, Kelurahan Baloi Indah, Kecamatan Lubukbaja, Kota Batam, Sabtu (24/12/2022).
Diketahui, M. Said (48) tewas bersimbah darah setelah dibacok secara brutal oleh seorang pria gara-gara permasalahan asmara.
Kapolsek Lubukbaja Kompol Budi Hartono mengatakan, korban MS (48) meregang nyawa setelah menerima luka sabetan parang tepat pada leher korban.

“Keterangan saksi, pelaku tiba-tiba datang membawa parang dan mengayunkan parang tersebut ke tubuh korban. Pada saat itu, korban sempat menangkis namun sabetan parang mengenai leher hingga korban meregang nyawa,” ujar Budi Hartono saat dikonfirmasi awak media.
Budi menjelaskan, motif pembunuhan ini dipicu kerena permasalahan asmara. Korban MS (48) merupakan suami baru dari istri pelaku yang saat ini dalam pengejaran.

“Saat ini pelaku bernama Iwan (38) pria kelahiran Tembilahan masih dalam pengejaran Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja,” pungkasnya. (*)
-
Batam2 hari agoKapal Mutiara Galrib Samudera Muatan Limbah Hitam Kandas, Laut Sekupang Terancam Tercemar
-
Batam1 hari agoWamen Desa Lantik Agus Wibowo sebagai Ketua DPP IARMI Kepri, Siapkan Program Menwa Masuk Desa dan Pulau
-
Batam2 hari agoPLN Batam Gelar First Piling Proyek PLTGU Batam #1 120 MW, Perkuat Sistem Kelistrikan dan Dorong Ekonomi Batam
-
BP Batam10 jam agoBP Batam di SMF 2026 Singapura: Jadikan Batam Pusat Eksekusi Investasi Tercepat di Asia Tenggara
-
Batam2 hari agoSetetes Darah, Sejuta Harapan: Kolaborasi KJK dan Lintas Institusi Gelar Donor Darah HPN 2026
-
Batam2 hari agoBertemu Ketua KJK, Menteri Kehutanan dan Delegasi Jepang Siap Hadiri Aksi Tanam Mangrove Sempena HPN 2026
-
Batam2 hari agoTim Gabungan KSOP Batam Pasang Oil Boom Antisipasi Tumpahan Limbah Hitam Meluas di Laut Sekupang
-
Headline2 hari agoGusti Yennosa (Ocha) Kembali Nahkodai IJTI Kepri Periode 2026–2030



