Batam
Dituding Lakukan Money Politic, Tim Pemenangan INSANI Klarifikasi dan Siap Tempuh Jalur Hukum

Batam, Kabarbatam.com – Tim Pemenangan INSANI memberikan klarifikasi terkait tudingan money politic di sela-sela kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim INSANI yang diselenggarakan secara internal oleh Tim Pemenangan INSANI di Golden Prawn Batam, beberapa hari lalu.
Tudingan tersebut terbit di salah satu media online dan telah menyebar.
Bertempat di Food Point Mitra 2, Batam Center, Kamis (19/11/2020), Wakil Sekretaris Tim Pemenangan INSANI, Uba Ingan Sigalingging didampingi Ketua Panitia Bimtek, Ramali Padang dan Kuasa Hukum INSANI Bali Dalo, SH, membantah keras tudingan tersebut.
“Pemberitaan tersebut tidak terkonfirmasi dan terverifikasi sumbernya. Dalam pemberitaan itu pula, disebutkan bahwa yang bersangkutan (Tim INSANI) tidak dapat dihubungi. Namun, hingga saat ini kami tidak pernah dihubungi oleh media online tersebut untuk dimintai konfirmasi,” ungkap Uba.
Dijelaskan Uba, acara Bimtek yang dilakukan oleh Tim Pemenangan INSANI itu adalah kebijakan internal tim dan sifatnya konsolidasi.
“Konsolidasi ini bukan untuk konsumsi publik artinya apapun yang dilakukan internal oleh tim sepenuhnya menjadi kewenangan tim untuk melakukannya,” terang Uba.
Sementara itu, Ketua Koordinator Tim Vertikal Kota Batam Ramali Padang, menjelaskan, acara Bimtek yang berlangsung di Golden Prawn Batam beberapa hari lalu, sebenarnya itu adalah acara yang sudah diagendakan di bulan Oktober.
“Mereka ini kami bekali untuk menjadi koordinator dibeberapa TPS, maka dari itu kami adakan Bimtek dan ini diadakan di seluruh kabupaten/kota, se-Provinsi Kepri,” jelasnya.
Kemudian, perihal amplop yang diberikan kepada peserta Bimtek, pihaknya mengklarifikasi bahwa amplop yang diberikan bukanlah uang, melainkan amplop berisikan surat tugas. Ramali membantah Timses INSANI bagi-bagi uang dan memberikan amplop kepada peserta Bimtek.
“Amplop yang diberikan bukanlah uang, melainkan amplop berisikan surat tugas. Ini bukanlah kampanye dan yang hadir bukanlah orang lain melainkan orang kita (Tim INSANI) yang sudah mulai dari bulan Januari kita rekrut,” ujar Ramali.
Kuasa Hukum INSANI, Bali Dalo, SH, menambahkan, ada sisi orang memandang ini sebagai money politic. Politik uang dalam pesta pilkada tidak demikian, orang menyatakan bagi-bagi duit. Panitia, kata Bali Dalo, sudah mengklarifikasi bahwa yang dibagi bukan uang, tetapi surat tugas.
“Kepada pihak penyebar berita ini, secara hukum akan kami telusuri dan jika memungkinkan kami akan tempuh jalur hukum karena ini perbuatan menciderai perjalanan kami dalam melaksanakan dan menyukseskan calon kami,” tegasnya.
Lanjut, Bali Dalo menegaskan, bahwa saat ini pihaknya merasa sangat dirugikan dengan beredarnya video serta pemberitaan yang tidak terkonfirmasi dan terverifikasi sumbernya.
“Kami menyatakan kami sangat kecewa dengan pemberitaan dan perbuatan ini dan kami akan telusuri secara hukum, jika memungkinkan maka akan kami proses secara hukum,” pungkasnya. (Atok)









-
Batam2 hari ago
Kesal Gegara Judi Slot, Wanita Muda di Batam Tikam Pacar hingga Tewas
-
Natuna2 hari ago
Pintu Masuk Wisatawan Mancanegara Makin Mudah, Lewat Malaysia ke Natuna
-
Headline2 hari ago
Sukseskan Mubes dan PSBM di Makassar, KKSS Kepri Utus 35 Orang Peserta dan Delegasi
-
Batam1 hari ago
Solusi untuk Kepri Menghadapi Tarif Impor yang Dikenakan Presiden AS Donald Trump
-
Batam24 jam ago
Merespon Kebijakan Tarif Impor-Ekspor AS: Ini Strategi BP Batam Pertahankan Pangsa Pasar Global
-
Bintan2 hari ago
Lebaran Ketiga, Bupati Roby Kurniawan Gelar Open House di Kediaman
-
Batam10 jam ago
Ada Penggantian Gate Valve di Sei Harapan, Suplai Air di Tj Riau & Sekitarnya Mengalir Kecil
-
Bintan3 jam ago
Meriahkan Syawal, Gubernur Ansar Hadiri Festival Lagu Hari Raya Idul Fitri di Kijang Bintan