Connect with us

Parlemen

DPRD Batam Minta Disperindag Lakukan Tera Ulang Meteran Listrik dan Air

redaksi.kabarbatamnews

Published

on

Ilustrasi kwh meter ok
Foto ilustrasi

Batam, Kabarbatam.com – DPRD Kota Batam meminta agar pihak PLN Batam dan pihak pengelola air bersih di Batam, dalam hal ini PT Moya agar melakukan tera ulang meteran. Hal ini, menurut DPRD Kota Batam penting dilakukan, karena hal itu sudah lama tidak dilakukan baik oleh PLN maupun Moya, yang sebelumnya dikelola ATB.

Demikian disampaikan oleh Anggota DPRD Kota Batam, Mochammad Mustofa. Mustofa menyarankan agar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) mendorong kedua perusahaan atau institusi tersebut melakukan tera ulang, meteran air dan listrik.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Pansus LKPJ ini mengingatkan tera ulang, tidak hanya untuk menjaga agar masyarakat tidak dirugikan.

Namun juga akan mempengaruhi dengan pendapatan PLN, SPAM Batam dan Pemko Batam. Di mana, hal itu berpengaruh pada pajak penerangan jalan umum (PPJU) Kota Batam. “Disperindag kota Batam harus segera melakukan tera ulang terkait meteran air dan meteran listrik di perumahan-perumahan,” katanya.

Menurutnya, tera ulang meteran listrik dan air di Batam sudah cukup lama tidak dilakukan. Seharusnya tera ulang dilakukan secara berkala, untuk menjaga tidak ada yang dirugikan, jika meteran tidak sesuai standard yang dilakukan.

“Sudah lama tidak dilakukan tera. Tera itu sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat. Selain itu juga dapat menjadi potensi bertambahnya pendapatan daerah kota Batam,” katanya.

Pada Juni 2020 lalu, DPRD Batam juga sudah meminta dilakukan tera ulang meteran. Saat itu, Direktur Direktur Komersil Bisnis Development Bright PLN Batam, Buyung Abdul Jalal mengatakan bahwa pihaknya tidak lagi melakukan tera ulang, namun langsung mengganti meteran listrik (kwh) dengan yang baru.

“KWh sudah ketinggalan zaman. Jadi ganti meteran. Cuma tidak bisa menyeluruh,. Jadi dilakukan secara bertahap. Sebelum meteran baru dipasang, ditera. Kemudian, yang diganti, dimulai dari meteran berdaya kecil” ujar Buyung. (wan)

Advertisement

Trending