Connect with us

Headline

Genjot Ekonomi 7 Persen, Kadin Kepri Siap Kontrak Politik dengan Calon Walikota Batam 2020

redaksi.kabarbatamnews

Published

on

F44031808

Batam, Kabarbatam.com– Kontestasi Pilkada Serentak 2020 di Kota Batam mulai menghangat. Beberapa bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Batam mulai bermunculan. 
Selain akan diramaikan oleh petahana, Pilwako Batam juga akan dihiasi dengan figur-figur baru. Mereka berasal berbagai dari latar belakang profesi yang beragam. 
Hadirnya sejumlah kandidat bakal calon memberikan beragam pilihan bagi masyarakat untuk menentukan pilihannya. Para bakal calon pemimpin Batam tersebut diharapkan mampu mewujudkan Batam lebih baik. 
“Mewujudkan pembangunan Batam nggak hanya dari satu sektor, tetapi di semua sektor agar pertumbuhan ekonomi Batam meningkat. Kita ingin ekonomi Batam tumbuh mencapai 7%,” ujar Ketua Kadin Kepri Akhmad Maruf Maulana, di sela-sela peringatan HUT ke-55 Partai Golkar, sekaligus syukuran Fraksi Golkar DPRD Kota Batam periode 2019-2024 di kawasan Sei Panas, Batam Center, Minggu (20/10/2019) siang.
Dengan pertumbunan ekonomi 7% ini, diharapkan dapat meningkatkan lagi daya beli masyarakat, lapangan pekerjaan terbuka, dan kegiatan di berbagai sektor seperti; jasa, perdagangan, konstruksi, ekspor dan impor juga makin bergerak. 
“Kami akan mendukung penuh calon Walikota-Wakil Walikota Batam yang punya komitmen meningkatkan pertumbuban ekonomi Batam 7%. Kami akan buat kontrak politik dengan para bakal calon kepala daerah,” ungkapnya. 
Kadin Kepri, sambung Maruf, mencari figur calon kepala daerah yang bisa ‘bertarung’ untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi mencapai 7 persen selama lima tahun kepemimpinannya.  
“Tentu ini menjadi harapan kita berdama. Untuk itu, Kadin Kepri ‘menantang’ para calon-calon yang akan maju, jika bisa mewujudkan pertumbuhan ekonomi di Batam di atas rata-rata nasional, sekitar 7 persen maka kami siap melakukan kontrak politik,” pungkasnya.
Sekadar diketahui, pertumbuhan ekonomi Kepri saat ini rata-rata sekitar 4 persen lebih. Ekonomi kepri diperkirakan akan tumbuh 5 persen hingga akhir tahun 2019 mendatang.(aan) 

Advertisement

Trending