Connect with us

Headline

Giliran Cumi-Cumi dan Gurita Natuna ‘Guncang’ Pasar Jakarta, Nilai Komoditas Tembus Rp5,3 Miliar

Published

on

IMG 20260204 WA0203
Karantina Kepulauan Riau (Kepri) melalui Satuan Pelayanan Natuna pastikan perikanan Natuna kembali berlayar sampai Jakarta melalui Pelabuhan Selat Lampa, Natuna sebagai jalur utama distribusi hasil perikanan.

Natuna, Kabarbatam.com – Karantina Kepulauan Riau (Kepri) melalui Satuan Pelayanan Natuna pastikan perikanan Natuna kembali berlayar sampai Jakarta melalui Pelabuhan Selat Lampa, Natuna sebagai jalur utama distribusi hasil perikanan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran arus logistik perikanan serta mendukung pemasaran hasil laut Natuna ke pasar nasional.

Melalui digitalisasi layanan BEST TRUST terdapat permohonan tindakan karantina terhadap komoditi perikanan yang akan dilalulintaskan dengan volume sekitar 269 ton dengan nilai ekonomis mencapai 5.3 miliar rupiah. Hal ini mencerminkan tingginya kontribusi sektor perikanan terhadap perekonomian daerah.

IMG 20260204 WA0204

Komoditi perikanan yang dilalulintaskan didominasi oleh ikan layang sebanyak 90.6 ton, gurita 62.2 ton, serta cumi-cumi 56.5 ton. Selain itu, turut dikirim berbagai jenis ikan lainnya seperti ikan lemuru, kerapu, ketamba, lencam, sotong, daging hiu, ikan pari, dan komoditi perikanan lainnya. Selurh produk perikanan diangkut menggunakan KM. Logistik Nusantara 4 dan KM. ABG Kepri.

“Ikan layang tertinggi dalam pengiriman kali ini. Besarnya potensi perikanan Natuna dan diterima pasar Jakarta menjadi bukti bahwa kualitasnya tidak kalah dengan daerah lainnya” ungkap Hasim, Kepala Karantina Kepri dalam keterangannya.

IMG 20260204 WA0202

Dalam kegiatan ini, Karantina berperan aktif dalam melakukan tindakan pemeriksaan, pengawasan, dan sertifikasi terhadap seluruh komoditi perikanan yang dilalulintaskan. Pemeriksaan meliputi aspek kesehatan ikan, kelayakan media pembawa, serta pemenuhan persyaratan keamanan dan mutu pangan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh komoditi ikan yang dilalulintaskan memenuhi persyaratan keamanan mutu pangan, sehingga dinyatakan layak untuk didistribusikan ke daerah tujuan. Dengan adanya pengawasan Karantina, diharapkan produk perikanan yang sampai ke konsumen tetap terjamin kualitas, keamanan, serta dapat diterima oleh pasar nasional.

IMG 20260204 WA0205

“Kegiatan pengiriman ini diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan sektor perikanan, meningkatkan kepercayaan pasar, serta memperkuat peran Natuna sebagai salah satu lumbung perikanan nasional” tutup Hasim. (*)

Advertisement

Trending