Connect with us

Bintan

Hadiri KLB, Apri Sujadi dan Ketua DPC Karimun Dipecat dari Partai Demokrat

redaksi.kabarbatamnews

Published

on

Img 20210307 154304
Husnizar Hood, Sekretaris DPD Partai Demokrat Kepri.

Batam, Kabarbatam.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat memberikan sanksi tegas kepada kadernya yang ikut hadir dan mendukung KLB Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumut, belum lama ini.

Dari beberapa kader itu, dua di antaranya di Kepulauan Riau yakni Ketua DPD Partai Demokrat Kepri Apri Sujadi dan Ketua DPC Partai Demokrat Karimun Iwan Kusuma Admaja.

Pemecatan terhadap kedua kader tersebut dibenarkan Husnizar Hood, Sekretaris DPD Partai Demokrat Kepri, kepada Kabarbatam.com. “Benar (pemecatan) seperti yang sudah ramai tersiar,” ungkap Huznisar.

Apri dipecat karena hadir di Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang berlangsung di The Hill Resort, Sibolangit,  Suka Makmur, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara.

Selain Apri Sujadi, kata Husnizar, DPP Partai Demokrat pimpinan Ketua Umumnya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga memecat Ketua DPC Karimun Iwan Kusuma Admaja. Iwan dipecat, sambung Husnizar, karena kasus yang sama, hadir di KLB.

Posisi Apri selanjutnya diisi oleh Renanda yang berstatus Plt. Demikian juga Iwan, posisinya digantikan oleh Osco sebagai Plt.

“Jabatan keduanya berstatus Plt,” ujarnya.

Sebelumnya kabar Apri Sujadi ikut hadir dalam KLB di Sumut yang ketua terpilih yakni Jenderal Moledoko, sempat viral di media sosial.

Kabar itu pun disertakan foto yang mirip dengan Bupati Bintan tersebut menghadiri KLB mengenakan atribut Partai Demokrat.

Diberitakan sebelumnya, KLB Partai Demokrat yang diselenggarakan di The Hill Resort Sibolangit, Kelurahan Suka Makmur, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, dihadiri kader dan pengurus Partai Demokrat dari sejumlah wilayah di Indonesia.

KLB yang dimotori bekas petinggi Partai Demokrat pimpinan Ketum AHY tersebut memilih Moeldoko sebagai Ketua Umum. Kepala Staf Sekreatriat Presiden tersebut dipilih secara aklamasi oleh peserta kongres. (Aan)

Advertisement

Nasional

Trending