Connect with us

Headline

Hanya 6 Kecamatan di Karimun Kembali Belajar Tatap Muka

Published

on

Foto Aunur Rafiq, Belajar tatap muka, berita karimun, Bupati karimun, Kabar Karimun, karimun, kecamatan di karimun
Bupati Karimun, Aunur Rafiq

Karimun, KABARBATAM.COM – Mulai 11 Januari 2021 mendatang, proses belajar mengajar secara tatap muka di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau kembali dibuka.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Karimun, Aunur Rafiq melalui hasil keputusan rapat bersama Dinas Pendidikan serta stakholder terkait, yang berlangsung di Ruang Rapat Cempaka Putih, Kantor Bupati Karimun, Senin (4/1/2021).

“Mulai Senin (11/1/2020) kita akan mebuka kembali sekolah secara tatap muka mulai dari tingkat Paud hingga SMP,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq.

Namun, Bupati mengatakan hanya sekolah-sekolah yang berada di zona hijau diperbolehkan untuk melakukan proses belajar secara tatap muka tersebut.

Adapun sekolah- sekolah yang berada di Zona Hijau diantaranya Kecamatan Kundur Barat, Kecamatan Kundur Utara, Kecamatan Buru, Kecamatan Durai, Kecamatan Ungar dan Kecamatan Moro.

Sementara untuk kecamatan yang berstatus zona kuning seperti Kecamatan Belat dan Kecamatan Kundur, Rafiq mengatakan pihaknya dalam satu minggu kedepan akan menunggu sampai kedua kecamatan tersebut menjadi zona hijau.

“Kemudian, Kecamatan Meral, Kecamatan Meral Barat, Kecamatan Karimun dan Kecamatan Tebing belum dibuka karena berstatus zona oranye,” kata Rafiq.

Lebih lanjut, Rafiq mengungkapkan sebelum resmi membuka proses belajar mengajar secara tatap muka tersebut. Pihaknya, akan lebih dulu menunggu rekomendasi dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Karimun.

“Hal itu dikarenakan tim gugus tugas akan lebih dulu turun mengecek kesiapan di sekolah-sekolah tersebut terkait penerapan protokol kesehatannya, setelah di cek baru kita putuskan teknisnya melalui rapat pada Kamis (7/1/2021),” jelasnya

Perihal jam belajar siswa, didalam rapat tersebut Rafiq menyarankan agar dalam pelaksanaan dimulai pukul 07.30 sampai 11.30 WIB selama 4 hari mulai Senin hingga Kamis.

“Sekolah nantinya akan menyiapkan protokol kesehatannya. Namun, orang tua juga kita harapkan menyiapkan hal tersebut seperti masker dan hand sanitizernya,” ucap Rafiq.(Yogi)

Advertisement

Trending