Connect with us

Lingga

Hari Jadi ke-22, Nizar–Novrizal Teguhkan Komitmen Budaya dan Pembangunan untuk “Lingga Bersinar”

Published

on

WhatsApp Image 2025 11 26 at 11.49.40
Nizar–Novrizal melakukan kunjungan ke Makam Sultan Mahmud Riayat Syah di area Masjid Sultan Daik Lingga

Lingga, Kabarbatam.com – Peringatan Hari Jadi ke-22 Kabupaten Lingga bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi menjadi momentum penting bagi Bupati Muhammad Nizar dan Wakil Bupati Novrizal untuk menegaskan komitmen mereka dalam membangun Lingga yang maju, berbudaya, dan beridentitas.

‎Dalam rangkaian kegiatan tersebut, pasangan Nizar–Novrizal melakukan kunjungan ke Makam Sultan Mahmud Riayat Syah di area Masjid Sultan Daik Lingga. Kunjungan ini bukan semata simbolik, melainkan bagian dari langkah nyata pemerintah daerah untuk melestarikan sejarah sebagai fondasi pembangunan, sekaligus menanamkan nilai budaya sebagai kekuatan identitas masyarakat Lingga.

‎Rombongan kemudian meninjau Kompleks Makam Bukit Cengkeh dan Makam Merah, menegaskan komitmen untuk menjaga cagar budaya yang menjadi warisan tak ternilai. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur pemerintah daerah dan tokoh adat, menunjukkan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya pelestarian sejarah dan budaya.

‎Sejarah sebagai Fondasi Masa Depan

WhatsApp Image 2025 11 26 at 11.49.40 (1)

Nizar–Novrizal melakukan kunjungan ke Makam Sultan Mahmud Riayat Syah di area Masjid Sultan Daik Lingga

‎Bupati Muhammad Nizar menekankan, “Hari Jadi ke-22 Kabupaten Lingga adalah momen refleksi sekaligus peneguhan arah pembangunan kita. Melalui jejak sejarah Sultan Mahmud Riayat Syah, kita belajar nilai kepemimpinan, keberanian, dan keteguhan. Nilai-nilai ini menjadi fondasi dalam membangun Lingga yang lebih baik—Lingga yang bersinar, tidak hanya secara fisik, tetapi juga dalam karakter dan budaya.”

‎Wakil Bupati Novrizal menambahkan, “Pelestarian budaya bukan hanya menjaga bangunan atau makam bersejarah, tetapi menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap identitas Negeri Bunda Tanah Melayu. Setiap langkah yang kita ambil hari ini harus memperkuat karakter masyarakat, menanamkan rasa memiliki, dan menjadikan Lingga sebagai daerah yang maju sekaligus kaya budaya dan sejarah.”

‎Menurut Novrizal, penguatan budaya lokal menjadi kunci pembangunan yang berkelanjutan. “Budaya adalah identitas, identitas adalah kekuatan, dan kekuatan itulah yang menjadikan Lingga unik dan layak menjadi contoh pembangunan berbasis nilai,” ujarnya.

‎“Lingga Bersinar”: Implementasi Nyata Kepemimpinan Nizar–Novrizal

WhatsApp Image 2025 11 26 at 11.49.41

Nizar–Novrizal melakukan kunjungan ke Makam Sultan Mahmud Riayat Syah di area Masjid Sultan Daik Lingga

Tagline “Lingga Bersinar” diterjemahkan dalam langkah nyata, baik dari sisi pembangunan maupun pelestarian budaya:

‎Pelestarian cagar budaya, melalui perawatan makam bersejarah, revitalisasi situs budaya, dan peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya warisan sejarah.

‎Pemberdayaan generasi muda, dengan pendidikan budaya, pelatihan kepemimpinan, dan kegiatan yang menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai Melayu.

‎Pembangunan berbasis karakter daerah, menjadikan nilai-nilai budaya sebagai fondasi pengambilan kebijakan dan penguatan daya saing daerah.

‎Kolaborasi antara pemerintah, tokoh adat, dan masyarakat, agar pelestarian budaya menjadi praktik sosial yang hidup, berkelanjutan, dan berdampak luas.

‎Bupati Nizar menekankan bahwa langkah-langkah ini bukan sekadar program, tetapi bagian dari visi jangka panjang untuk menjadikan Lingga lebih maju, berbudaya, dan berdaya saing, sesuai dengan semangat Hari Jadi ke-22.

‎Semangat Negeri Bunda Tanah Melayu
WhatsApp Image 2025 11 26 at 11.49.44

‎Hari Jadi ke-22 Kabupaten Lingga juga menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat kebudayaan Negeri Bunda Tanah Melayu. Menjaga sejarah dan budaya bukan hanya soal nostalgia, tetapi merupakan upaya menanamkan nilai-nilai luhur yang dapat membimbing masyarakat dalam menghadapi tantangan modern.

‎“Lingga yang bersinar adalah Lingga yang tidak melupakan akar dan identitasnya. Dengan melestarikan sejarah, memajukan budaya, dan memberdayakan generasi muda, kita memastikan Lingga tidak hanya berkembang, tetapi juga tetap berkarakter,” kata Bupati Nizar.

‎Wakil Bupati Novrizal menegaskan, “Semangat Hari Jadi ini harus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa pembangunan modern harus berjalan seiring dengan pelestarian budaya. Lingga yang bersinar adalah Lingga yang maju, berbudaya, dan dihargai sebagai bagian penting dari Negeri Bunda Tanah Melayu.”

‎Dengan konsistensi pada nilai sejarah dan budaya, kepemimpinan Nizar–Novi Rizal terus menghadirkan arah pembangunan yang jelas, membangun Lingga yang bersinar, maju, dan tetap berakar pada semangat Melayu.

Advertisement

Trending