Connect with us

Uncategorized

Hari ke-5, SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Kapal Angkut Penumpang dan Sapi dari Midai

Published

on

Foto Basarnas Tanjungpinang, Evakuasi nelayan, Kapal angkut sapi, Kapal nelayan, Operasi SAR, Tim SAR Gabungan

Anambas, Kabarbatam.com– Memasuki hari ke-5 operasi pencarian, Tim SAR gabungan belum menemukan titik terang keberadaan pompong (motor laut) pengangkut 10 ekor sapi dari Midai Kabupaten Natuna menuju Tarempa Kabupaten Kepulauan Anambas yang berangkat pada Rabu (8/7/2020) lalu.
“Belum ada perkembangan, mudah-mudahan besok (hari ini) ada titik terang,” kata Febri Beni Koordinator Pos SAR Kabupaten Kepulauan Anambas, kepada Kabarbatam.com, Senin (13/7/2020).
Beni berharap pencarian, Selasa (14/7/2020) hari ini menemukan titik terang.”Mudah2an besok ada titik terang,” harapnya.
Beni menjelaskan bahwa pencarian hari ini dihari ke-5, Tim SAR gabungan akan melakukan pencarian melalui udara.
“Terkait rencana searching (pencarian) melalui udara, mudah-mudahan besok kita memperoleh titik terang dan cuaca segera membaik,” harapnya kembali.
Ia menjelaskan bahwa Tim SAR Gabungan terdiri dari TNI-Polri. Selain itu juga keterlibatan masyarakat dan nelayan dalam upaya pencarian.
Sebelumnya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna Mexianus Bekabel saat mengatakan, wilayah pencarian di perairan Midai ke Tarempa.
“Tim SAR Gabungan terus melakukan upaya pencarian dan koordinasi,” jelasnya.
Ia menyebut bahwa Tim SAR Gabungan mulai bergerak melakukan pencarian dari Natuna.
“Waktu pencarian sesuai dengan operasi SAR 7 hari, mulai hari pertama sampai batas waktu 7 hari, terkait hal tersebut kita bangun komunikasi karena operasi SAR itu kita belum tahu datanya mulai lost kontak masih simpang siur,” ujarnya.
Ia menjelaskan pompong yang hilang tidak memiliki alat komunikasi sama sekali.
“Pompong itu berwarna biru les merah dengan ukuran 6 GT,” tutupnya.
Diketahui, pompong tersebut membawa ABK dan penumpang berjumlah 5 orang, yakni Suep (50), Supardi (55), Junai (60) dan Man (54) beserta istri yang belum diketahui indentitasnya. (edy)

Advertisement

Trending