Connect with us

Batam

Hari Kedua Pencarian, Remaja Hanyut di Sungai Baloi Ditemukan dalam Kondisi Meninggal Dunia

Published

on

Foto basarnas evakuasi warga, remaja hanyut di sungai, Sar Gabungan evakuasi remaja, Tim SAR Gabungan, warga terseret arus sungai
Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad D (16) setelah berhasil ditemukan di lokasi pencarian.

Batam, Kabarbatam.com – Hari kedua pencarian, remaja laki-laki berinisial D (16) yang terseret arus sungai Baloi Persero saat bermain bersama teman-temannya pada Jum’at (3/9/2021) sekira pukul 13.10 Wib, akhirnya ditemukan.

Tim gabungan yang terdiri dari BASARNAS Tanjungpinang bersama unsur terkait TNI-Polri serta masyarakat setempat akhirnya berhasil menemukan remaja inisial D (16) dalam keadaan meninggal dunia.

“Remja inisial D itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekira pukuk 11.45 Wib berjarak kurang lebih 1 Nautical Mile dari lokasi jatuhnya korban,” ungkap Plh. Kepala Kantor BASARNAS Tanjungpinang sekaligus Kepala Seksi Ops dan Siaga Miswadi, Sabtu (4/9/2021).

Usai ditemukan, selanjutnya korban dievakuasi menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri.

Diberitakan sebelumnya, Seorang anak berinisial D (16) terseret arus sungai Baloi Persero saat bermain bersama teman-temannya, Jum’at (3/9/2021) sekira pukul 13.10 Wib.

Korban berinisial D (16) yang diketahui duduk di bangku sekolah SMP itu, hingga saat ini masih dalam pencarian dan belum dapat ditemukan.

Kapolsek Lubukbaja AKP Budi Hartono mengatakan, saat ini pihak Kepolisian, TNI, Basarnas serta warga setempat masih berupaya melakukan pencarian terhadap korban.

“Saat ini masih dilakukan pencarian. Korban terseret arus diduga karena tidak bisa berenang saat bermain bersama teman-temannya,” ungkap AKP Budi Hartono.

Sementara itu, Plh. Kepala BASARNAS Tanjungpinang sekaligus Kepala Ops & Siaga, Miswadi menjelaskan, korban terseret arus pada Koordinat 1°07’30.6″N 104°00’20.8″E.

“Kronologi singkatnya, korban bersama temannya sedang bermain, pada saat itu kondisi cuaca hujan lebat sekitaran lokasi sungai, tanpa disadari arus air yang semakin deras dan diduga korban terseret arus hingga saat ini belum ditemukan,” ujar Plh. Kepala BASARNAS Tanjungpinang sekaligus Kepala Ops & Siaga, Miswadi.

Hingga saat ini korban belum dapat ditemukan dan tim gabungan yang terdiri dari BASARNAS, TNI-Polri serta warga setempat terus berupaya melakukan pencarian. (Atok)

Advertisement

Trending