Connect with us
The Nove Apartment Nuvasa Bay puri selebriti

Headline

Aunur Rafiq-Anwar Hasyim Peroleh Dukungan Partai Gelora Indonesia

Avatar

Published

on

Foto Gambar Aunur Rafiq-Anwar Hasyim Peroleh Dukungan Partai Gelora Indonesia - IMG 20200902 WA0033
Aunur Rafiq menerima SK dukungan dari Partai Gelora Indonesia, di Pilkada Karimun 2020.

Karimun, Kabarbatam.com – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Karimun Aunur Rafiq dan Anwar Hasyim terus memperoleh dukungan dari partai-partai politik menjelang bergulirnya Pilkada Karimun 2020.

Setelah mendapatkan dukungan dari 7 partai di kursi parlemen, diantaranya Partai Golkar, PDIP, Gerindra, NasDem, Hanura, PKB, dan Demokrat, satu partai menyusul memberikan dukungan.

Kini, kekuatan keduanya untuk bertempur di pesta demokrasi mendatang itu semakin bertambah, setelah memperoleh dukungan dari partai non parlemen yakni Partai Gelombang Rakyat (Partai Gelora) Indonesia.

Partai besutan Anis Matta dan Fahri Hamzah itu secara resmi menyatakan dukungannya kepada pasangan petahana Aunur Rafiq dan Anwar Hasyim dalam kontestasi Pilkada Karimun 2020.

Dukungan itu diperkuat dengan telah diserahkannya SK dukungan dari DPC Partai Gelora Karimun kepada pasangan bakal calon dengan jargon “ARAH” tersebut di Halaman Rumah Dinas Bupati Karimun, Selasa (1/9/2020).

Ketua DPC Partai Gelora Karimun melalui Bendahara DPC Partai Gelora Karimun, Rezekila Azizah mengatakan, pengalaman dalam pemerintahan menjadi alasan utama Partai Gelora Indonesia memberikan pilihan kepada pasangan Petahana ini.

“Dalam waktu tiga tahun lebih kedepan, kita lebih melihat maslahatnya kepada Petahana untuk menuntaskan program-program yang telah dibuatnya di periode pertama memimpin,” ujar Rezekila kepada kabarbatam.com, Rabu (2/9/2020).

Menurutnya, pengalaman dalam pemerintahan oleh pasangan petahana ini juga terlihat dengan masih dalam kondisi baiknya Kabupaten Karimun di masa pandemi COVID-19.

“Pengalaman bertahan dalam masa yang sulit seperti pandemi dan banyaknya regulasi yang sepertinya menggerus otonomi oleh pemerintah pusat akan riskan diberikan kepada yang belum berpengalaman menjadi eksekutif,” katanya.

Sementara itu, Zuhendri fungsionaris DPC partai Gelora Karimun. Menyampaikan, bahwa akan memaksimalkan kerja-kerja tim pemenangan, khususnya di masa kampanye nanti akan melakukan pendekatan yang cerdas dan santun ke masyarakat.

“Saat ini kita akan jadi jembatan ke masyarakat lewat kampanye-kampanye positif, mensosialisasikan keberhasilan program-program petahana dengan bahasa yang santun dan elegan,” ucapnya.

Terakhir, ia mengungkapkan, bahwa selama periode pertama Aunur Rafiq dan Anwar Hasyim, sudah banyak sekali yang telah dilakukan ke masyarakat.

“Tentunya, yang sudah baik tetap dipertahankan bahkan ditingkatkan, dan yang masih kurang diharap agar dapat dituntaskan, terlebih dengan cara masyarakat memberi kepercayaan kembali kepada keduanya,” tutupnya.

Diketahui, Partai Gelora Indonesia merupakan partai politik baru yang didirikan pada 20 Oktober 2019. Namun, eksistensi partai tersebut tidak dapat diremehkan.

Hal itu terlihat dengan telah didapatkannya Surat Keputusan (SK) Menteri Hukum dan HAM sebagai badan hukum partai politik. Bahkan, belum genap satu tahun partai besutan Anis Matta dan Fahri Hamzah itu tercatat sudah memiliki 34 DPW, 484 DPD, dan 4.394 DPC per tangga 31 Maret 2020 di seluruh Indonesia.

Kemudian, meski menyandang status non parlemen, eksistensi Partai Gelora itu tetap membuat masing-masing bakal calon sebelumnya menjalin komunikasi agar mendapatkan SK dukungan dari partai yang mayoritas dipimpin eks Partai PKS tersebut.(Yogi)

Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending