Connect with us
The Nove Apartment Nuvasa Bay

Headline

Bea Cukai Kepri Gagalkan Ekspor Pasir Timah Senilai Rp3 Miliar

Published

on

Penyelundupan pasir timah Penambang pasir ilegal Pasir timah karimun DJBC Kepri Bea Cukai gagalkan penyelundupan
Penyelundupan ekspor pasir timah kembali berhasil digagalkan oleh Aparat Bea Cukai Kepulauan Riau.

Karimun, Kabarbatam.com – Penyelundupan ekspor pasir timah masih saja terjadi di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.

Baru-baru ini, penyelundupan ekspor pasir timah kembali berhasil digagalkan oleh Aparat Bea Cukai Kepulauan Riau.

Tidak tanggung-tanggung, pasir timah sebanyak 20 ton berhasil diamankan dari KM Jasmien yang ditangkap petugas patroli di perairan Natuna pada Sabtu (28/11/2020).

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Khusus Kepulauan Riau (Kepri) Agus Yulianto dalam siaran pers mengatakan, pasir timah termasuk barang yang dilarang.

Baca Juga :   Keluarga Ikatan Halawa Batam Maknai Natal dengan Kasih, Begini Keseruannya

Hal itu berdasarkan Permendag Nomor 04/M-DAG/PER/1/2007 tanggal 22 Januari 2007.

Penyelundupan pasir timah Penambang pasir ilegal Pasir timah karimun DJBC Kepri Bea Cukai gagalkan penyelundupan

“Disebutkan tentang Pengaturan Ekspor Timah Batangan, sehingga timah yang dapat diekspor harus memiliki kadar logam batangan minimal 99,85 persen. Sedangkan timah setengah jadi, termasuk bijih atau pasir timah dilarang untuk diekspor,” ujar Agus Yulianto dalam siaran persnya, Selasa (1/12/2020).

Atas dasar itu, petugas patroli mengamankan KM Jasmien yang dinakhodai SO dengan 4 anak buah kapal (ABK).

Baca Juga :   Massa di Natuna Demo Menolak Karantina WNI dari China

Berdasarkan pengakuan nakhoda, total pasir timah yang diangkut KM Jasmien sebanyak 20 ton, atau sebanyak 400 karung dengan masing-masing karung memiliki berat 50 kilogram.

“Pasir timah yang berhasil kita amankan itu senilai Rp 3 miliar,” ucap Agus Yulianto. (Yogi)

Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Advertisement

Trending