Connect with us
The Nove Apartment Nuvasa Bay puri selebriti

Headline

Bupati Karimun Pastikan Biaya Penanganan Pasien Covid-19 Ditanggung Pemerintah

fikri

Published

on

Foto Gambar Bupati Karimun Pastikan Biaya Penanganan Pasien Covid-19 Ditanggung Pemerintah - IMG 20200323 WA0089 300x225 1

Karimun, Kabarbatam.com – Menanggapi keraguan yang berkembang di masyarakat bahwa pasien yang akan mendapatkan penanganan Covid-19 atau Virus Corona akan dikenai biaya, Bupati Karimun langsung memberikan pernyataannya.

Bupati Karimun Dr. H. Aunur Rafiq S.Sos. M.Si. menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun akan menanggung seluruh pembiayaan pasien Covid-19 atau Virus Corona di Kabupaten Karimun.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat memimpin rapat Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona, Senin (23/3/2020) di Ruang Rapat Cempaka Putih, Kantor Bupati Karimun, Kelurahan Sei Raya, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun.

“Terkait biaya untuk penanganan pasien Covid-19 seperti pengobatan pasien di Rumah Sakit itu semua akan kami tanggung, dan juga warga yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang di karantina dirumah mereka masing-masing juga akan kita suplai makan dan minumnya” ujar Aunur Rafiq.

 

Selain pasien, Bupati Karimun juga akan memberikan insentif kepada tenaga medis yang berjuang menghadapi Covid-19 atau Virus Corona di Kabupaten Karimun

“Kemudian untuk petugas-petugas medis yang membantu penanganan Covid-19 ini akan kita berikan insentif” kata Rafiq.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Rachmadi mengatakan, saat ini pihaknya telah menambahkan satu Puskesmas sebagai tempat perawatan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Untuk penanganan Pasien yang positif Covid-19 tetap dipusatkan di RSUD Muhammad Sani, Sedangkan Puskesmas Meral Barat untuk sementara menangani penanganan PDP” kata Rachmadi
saat menerima kunjungan Plt Gubernur Kepri di Puskesmas Meral Barat (22/3/2020).

Untuk diketahui, di Kabupaten Karimun 1 Pasien dinyatakan Positif Covid-19 atau Virus Corona, sedangkan untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) hingga Senin 23 Maret 2020 berjumlah 155 orang.(Gik)

Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending