Connect with us
The Nove Apartment Nuvasa Bay

Headline

Cegah Penimbunan Barang, Polsek Balai Karimun Minta Swalayan Tidak Layani Warga Borong Sembako

fikri

Published

on

Foto Gambar Cegah Penimbunan Barang, Polsek Balai Karimun Minta Swalayan Tidak Layani Warga Borong Sembako - IMG 20200305 WA0001 e1583394498370

Karimun, Kabarbatam.com – Kabar adanya Warga Negara Indonesia (WNI) yang positif Covid-19 atau Virus Corona tepatnya di Kota Depok, Provinsi Jawa Barat, langsung ditanggapi Kepolisian Sektor (Polsek) Balai Karimun, Kabupaten Tanjungbalai Karimun. 

Seperti diketahui, dua WNI positif terpapar Coronavirus atau Covid-19. Hal ini membuat warga di Kota besar, seperti DKI Jakarta berbondong-bondong ke pusat perbelanjaan atau supermarket untuk membeli barang konsumsi seperti sembako dengan jumlah yang banyak sehingga dikhawatirkan terjadi kelangkaan barang dan adanya dugaan menimbun sembako.

Mengantisipasi adanya kelangkaan atau penimbunan akibat kepanikan warga, Kapolsek Balai Karimun AKP Budi Hartono bersama jajarannya, pada Rabu (4/2/2020), melaksanakan pemantauan dengan mengunjungi enam supermarket di wilayah hukumnya.

“Kami mengunjungi enam supermarket di wilayah hukum Polsek Balai Karimun guna memastikan tidak ada kepanikan masyarakat akibat Covid-19, Dengan mengimbau Manager Supermarket agar mencegah warga yang ingin membeli sembako berlebihan untuk digunakan perorangan atau penimbunan, karena itu bisa berdampak kepada keterbatasan stok sehingga harga mengalami kenaikan,” ujar AKP Budi Hartono.

AKP Budi Hartono menegaskan apabila ada warga yang bersikeras untuk membeli barang konsumsi dengan jumlah yang sangat banyak, ia meminta warga tersebut untuk dibawa ke kantor polisi.

“Selebihnya saya harap warga lakukan saja aktifitas seperti biasanya. justru kalau panik borong sembako malah harga sembako bisa melonjak, Kasihan warga yang tidak mampu sementara distributor senang permintaan barangnya laku.”

“Oleh karena itu, agar tidak terjadi hal seperti hal itu, kita imbau kepada pemilik toko dan supermarket untuk tidak menjual barang dalam jumlah banyak, namun jika warga tersebut tetap ngotot dan ngeyel ajak ia ke kantor polisi terdekat saja, biar kita yg menjelaskannya,” tegas Budi Hartono.

Terakhir, Kapolsek Balai Karimun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik guna menghadapi Virus Corona yang telah memakan ribuan jiwa ini

“Saya imbau masyarakat untuk tidak panik, Karena yang harus kita lakukan adalah mengawasi diri saja dengan cara pencegahannya seperti sering cuci tangan dengan sabun, rajin olahraga, makan dan minum yang sehat, pakai masker dan sarung tangan,” pungkasnya.

Berikut, Supermarket yang menjadi target monitoring Polsek Balai Karimun dalam pencegahan penimbunan barang konsumsi:

1.Shop and Save Swalayan Jl.Setia Budi Kelurahan Tg.Balai Kota dengan Manager Sdri A. Eng.

2. Swalayan Oriental Jl.A.Yani Kelurahan Sungai Lakam Timur dengan Manager Tini.

3. Padimas Swalayan Dep.Storel Jl.Pertambangan Kelurahan Tg.Balai dengan Manager Sdri. A Ling

4. Asli Mart Swalayan Jl.A.Yani Kelurahan Sungai Lakam Timur dengan Manager Edy T.

5. Indoyani Swalayan Jl.A.Yani Kelurahan Tg.Balai Kota dengan Manager Sdri.Erna.

6. Asli Mart Jl.Teluk Air Kelurahan Teluk Air Kecamatan Karimun dengan Manager Mila.(Gik)

.

Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending