Connect with us
The Nove Apartment Nuvasa Bay puri selebriti

Headline

Dewan Kepri Dorong Pemda Kembangkan UMKM Bidang Perkebunan

Avatar

Published

on

Foto Gambar Dewan Kepri Dorong Pemda Kembangkan UMKM Bidang Perkebunan - IMG 20200910 WA0098
Anggota DPRD Kepri Wahyu Wahyudin. (Foto: Ist)

Batam, Kabarbatam.com – Penyerapan hasil pertanian dan perkebunan Provinsi Kepulauan Riau saat ini belum optimal. Hal ini dapat dilihat dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tahun 2019. Lapangan usaha tersebut hanya pada posisi kelima dengan pencapaian PDRB sebesar Rp8,25 miliar.

Potensi di bidang pertanian dan perkebunan ini menjadi perhatian Anggota DPRD Kepri Fraksi PKS Wahyu Wahyudin S.E., mengingat Provinsi Kepri sebagai daerah perbatasan dan kepulauan diharapkan mampu mandiri dalam pemenuhan kebutuhan pangan.

“Pemanfaatan potensi hasil pertanian dan perkebunan lokal seperti sagu, ubi dan kelapa seharusnya memiliki nilai jual yang lebih dengan inovasi serta kerjasama semua pihak, agar dapat meningkatkan PDRB untuk tahun berikutnya,” ujar Wahyu Wahyudin, Kamis (10/9/2020).

Wahyu menjelaskan, salah satu sasaran pembangunan yang ditetapkan didalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) adalah meningkatnya realisasi investasi daya saing Koperasi dan UMKM, dimana indikator sasaran yang ditetapkan menjadi parameter pencapaian Visi Misi Provinsi Kepri.

Tahun 2016-2021 adalah prosentase Koperasi dan UMKM yang memiliki produk diterima di pasar modern dan tersertifikasi.

“Pemerintah Daerah seharusnya lebih serius mencari terobosan peningkatan pencapaian pada indikator UMKM khususnya di bidang kelautan sebagaimana kekayaan alam yang dimiliki Kepri dengan tujuan menyerap tenaga kerja lokal,” ungkap Wahyu.

Tak hanya itu, Pemerintah Daerah harus memprioritaskan pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Melalui pemberian kesempatan untuk ikut serta dalam pengadaan barang dan jasa Pemerintah Daerah, pencadangan usaha bagi UMKM melalui pembatasan bagi usaha besar, kemudahan perizinan, penyediaan pembiayaan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan fasilitasi teknologi dan informasi,” bebernya.

Salah satu yang dapat digaungkan dalam hal ini adalah UMKM di bidang membatik dengan motif ciri khas Provinsi ber-Gen maritim sebagai contoh batik Segantang Lada, Napoleon, dan lainnya.

Dalam pantunnya, Wahyu menyampaikan,”Pak Wahyu kenakan baju batik, Batik Sahang dan Napoleon indah menawan, Jikalau Kepri ingin lebih baik, Kerjasama antar OPD haruslah dilakukan,” pungkasnya. (atok)

Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending