Connect with us
The Nove Apartment Nuvasa Bay

Headline

Isdianto Komitmen Jamin Ketersediaan Air Bersih di Pulau Penyengat

Published

on

pulau penyengat Pilkada Kepri 2020 Masjid Sultan Riau Pulau Penyengat Masjid Pulau Penyengat Insani Calon gubernur H Isdianto
Calon Gubernur Kepri H. Isdianto saat giat kampanye di Pulau Penyengat, Tanjungpinang.

Tanjungpinang, Kabarbatam.com – Menjamin ketersediaan air bersih di Pulau Penyengat menjadi komitmen Isdianto untuk mempermudah kebutuhan masyarakat setempat.

Hal tersebut dikatakan Isdianto saat menjawab keluhan warga Penyengat, Minggu (29/11/2020).

“Saya komitmen untuk menyelesaikan permasalahan air bersih yang ada disini. Karena kebutuhan air sangat penting,” ujar Isdianto.

Ia mengungkapkan, telah menyusun konsep agar air yang ada di Tanjungpinang bisa mengalir ke Pulau Penyengat untuk bisa digunakan masyarakat setempat.

Baca Juga :   Silaturahmi dengan Masyarakat Kote, Isdianto Diminta Kembali Pimpin Kepri

pulau penyengat Pilkada Kepri 2020 Masjid Sultan Riau Pulau Penyengat Masjid Pulau Penyengat Insani Calon gubernur H Isdianto

“Konsep yang akan saya gunakan untuk membuat air yang ada di seberang sana (Tanjungpinang) dapat mengalir kesini (Penyengat), akan kita sambungkan dengan menggunakan pipa bawah laut. Ini kita lakukan untuk mengatasi krisis air,” tutur Isdianto.

Selain itu, Isdianto juga menekankan kedepan ia tetap berkomitmen untuk membuat pulau Penyengat menjadi lebih bagus dan bisa menarik wisatawan untuk berkunjung ke pulau yang sangat bersejarah itu.

Baca Juga :   Rudi: Jangan Khawatir ke TPS, Gunakan Hak Pilih Kita

Pembenahan pulau Penyengat, sambung Isdianto, sudah ia lakukan sejak menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri.

“Kita perlahan membenahi pulau Penyengat. Saat ini, kita sedang tahap pembenahan dibagian jalan. Agar jalan disini sedikit lebar sehingga bisa dilalui becak motor dengan nyaman. Kalau sudah nyaman, maka orang yang datang kesini terkesan,” kata Isdianto.

Untuk jangka panjang, ia mencoba untuk kembali membangun monumen bahasa yang sempat terhenti di zaman kepemimpinan Abang kandung Isdianto, Muhammad Sani.

Baca Juga :   Silaturahmi ke Poyotomo, Suryani Diminta Bangun Pabrik Singkong

“Pembangunan monumen bahasa ini, saya coba untuk melanjutkan. Karena, ini sangat penting untuk mengingatkan jika bahasa Indonesia berawal dari bahasa Melayu pulau Penyengat. Tentu, kalau sudah jadi monumen ini dapat meningkatkan orang untuk melakukan kunjungan wisata religi,” pungkas Isdianto. (*)

Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Advertisement

Trending