Connect with us
The Nove Apartment Nuvasa Bay puri selebriti

Headline

Ketua DPRD Karimun Minta Perusahaan Harus Buktikan Komitmen Serap 70% Tenaga Kerja Lokal

Avatar

Published

on

Foto Gambar Ketua DPRD Karimun Minta Perusahaan Harus Buktikan Komitmen Serap 70% Tenaga Kerja Lokal - IMG 20200914 WA0187
Ketua DPRD Kab Karimun Muhammad Yusuf Sirat.

Karimun, Kabarbatam.com – Penyerapan tenaga kerja (Naker) lokal oleh perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau Mendapat sorotan dari Ketua DPRD Karimun, Muhammad Yusuf Sirat.

Muhammad Yusuf Sirat mengatakan, DPRD Karimun akan melakukan evaluasi terhadap perusahaan-perusahaan yang sudah berkomitmen dengan Pemerintah untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal sebesar 70 persen.

Menurutnya, komitmen memprioritaskan tenaga kerja lokal oleh perusahaan tersebut bukan hanya kata-kata atau penyampaian lisan, karena sudah dituangkan dalam surat edaran Bupati dan diteruskan ke DPRD.

“Kami akan mengevaluasi semua perusahaan, apakah sudah sesuai dengan komitmen mereka memprioritaskan tenaga kerja lokal sebesar 70 persen tersebut,” ujar Muhammad Yusuf Sirat kepada Kabarbatam.com, Senin (14/9/2020).

Kemudian, ia juga meminta Pemerintah agar dapat mengawasi perusahaan-perusahaan tersebut, agar komitmennya untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal dapat dibuktikan.

“Komitmen itu harus dibuktikan dengan fisik, jangan hanya di atas kertas saja, untuk itu kita meminta Bupati Karimun bisa selalu monitoring dan kalau perlu sweeping terhadap komitmen perusahaan-perusahaan tersebut,” tegasnya.

Muhammad Yusuf Sirat menambahkan, Bupati Karimun juga harus bertindak tegas jika perusahaan-perusahaan tersebut tidak dapat mematuhi komitmen yang sudah mereka sanggupi terkait penyerapan tenaga kerja lokal.

Pasalnya, kata dia, masalah penyerapan tenaga kerja ini merupakan masalah serius yang sedang dihadapi oleh masyarakat Karimun, terlebih ditengah pandemi COVID-19 saat ini

Ia mengungkapkan, akibat pandemi virus tersebut banyak masyarakat yang tidak bekerja atau pengangguran, salah satunya adalah Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berjumlah kurang lebih 4.000 orang.

“Kita harapkan perusahaan dapat menjaga komitmennya bersama Pemerintah terkait penyerapan tenaga kerja lokal ini, agar dapat mengurangi angka pengangguran di Karimun,” ucap Yusuf Sirat.

Selain itu, politisi partai Golkar ini juga meminta masyarakat bersama-sama ikut memantau terkait penyerapan tenaga kerja lokal di perusahaan-perusahaan tersebut.

“Mari bersama-sama memantau bahwa ada informasi keluarnya tenaga kerja asing yang tidak melibatkan tenaga kerja lokal dari berapa persen yang mereka terapkan, silahkan memberitahukan hal tersebut kepada kami,” tutup Yusuf Sirat. (Yogi)

Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending