Connect with us

Batam

Hoaks, Tim Lapangan PT MEG Tendang Motor Warga Sembulang, ini Kronologi Sebenarnya

redaksi.kabarbatamnews

Published

on

Img 20240124 Wa0345
Tim Lapangan PT. MEG mendampingi pengobatan Istri Pak Burhan, Sabtu (20/1/2024) di RS Camatha Sahidya.

Batam, Kabarbatam.com – PT Makmur Elok Graha (MEG) menyayangkan munculnya informasi hoaks yang disebarkan oleh pihak tak bertanggung jawab, terkait dengan keberadaan tim lapangan PT MEG di Sembulang Pasir Merah, Sembulang, Batam.

“Apa yang diberitakan salah satu media online bahwa ‘preman bayaran tendang motor warga’ tidak benar. Berita tersebut sangat tendensius dan hoaks. Selama ini kami rutin melaksanakan program pelayanan kesehatan bagi masyarakat di sekitar Rempang. Salah Satunya Pak Burhan,” ungkap Etnin, koordinator lapangan PT MEG.

Etnin mengatakan, tim lapangan PT MEG turun ke lapangan untuk memeriksa kondisi kesehatan warga Sembulang, yakni istri dari Pak Burhan, warga Sembulang Pasir Merah yang memerlukan penanganan medis.

“Saat tim berada di lokasi, ada oknum warga yang memprovokasi untuk mengusir anggota kami. Pak Burhan marah kepada oknum warga tersebut karena mengganggu tim lapangan yang ada di lokasi,” ungkap Etnin.

“Mereka berdua ini cucu-cucuku yang selalu menolong aku disaat kalian semua tidak memperhatikan kondisi kesehatanku. Ketika saya sedang susah kalian tidak ada yang peduli,” ungkap Kakek Burhan ketika membela tim lapangan MEG.

Dijelaskan Etnin, ketika di jalan hendak pulang, timnya dihadang oleh oknum warga. Saat itu hampir terjadi kecelakaan karena motor warga langsung memepet ke kendaraan tim kami, jadi dibuatlah seolah-olah tim kami yang tendang motor warga.

Etnin mengatakan, kehadiran tim lapangan MEG di Sembulang Pasir Merah juga merupakan implementasi dari MoU atau kerja sama antara Kodam I/BB dengan Artha Graha Peduli dan PT MEG untuk mengaktifkan lagi RSKI Galang, pada 17 November 2023.

Agar warga Rempang dan sekitarnya bisa mendapatkan layanan kesehatan yang dirasakan langsung manfaatnya.

“Jadi, bagi warga yang tidak memungkinkan ke RSKI Galang, tim lapangan yang turun langsung dengan sistem “jemput bola” ke rumah warga untuk memeriksa kesehatan mereka yang sakit,” ujarnya.

Sementara itu, Burhan menyatakan bahwa kedatangan tim lapangan PT MEG untuk memeriksa kesehatan istrinya. Kehadiran tim tersebut, menurutnya, sangat membantu warga.

“Kedatangan tim kemarin mau mengecek kondisi kesehatan istri saya yang tengah sakit dan saya sangat terbantu dengan adanya program kesehatan dari PT MEG dan Artha Graha Peduli” ujarnya.

“Kedatangan tim ke rumah saya, saya yang undang untuk mengecek kondisi istri setelah dibawa berobat oleh tim lapangan MEG pada Sabtu 20 Januari di RS Camantha Sahidya,” pungkasnya.(*)

Advertisement

Trending