Ekonomi
Inflasi Kota Tanjungpinang Masih Stabil

Tanjungpinang, KABARBATAM.com – Pemerintah Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau konsisten dalam mengendalikan Inflasi di Tanjungpinang. Hal itu terlihat dari presentase yang dijabarkan oleh Bank Indonesia (BI) dan Badan Pusat Statistik(BPS) Tanjungpinang dalam rapat rutin bulanan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Tanjungpinang di Ruang Rapat Raja Haji Fisabilillah Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Rabu (21/8) kemarin.
Dalam rapat itu, disebutkan pada bulan Juli, Tanjungpinang mencatat inflasi sebesar 0,57 persen (mtm) atau Inflasi sebesar 3,32 persen (yoy). Angka itu lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 0,32 persen atau 3,20 persen (yoy). Penyumbang inflasi di Kota Tanjungpinang pun bersumber dari kelompok bahan makanan sebesar 2,27 persen (mtm) dengan andil 0,57 persen (mtm) yang disebabkan naiknya harga cabai merah, rawit, dan ikan tongkol.
Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Rahma menerangkan bahwa kenaikan harga komoditas cabai merah dan rawit tersebut disebabkan oleh kekeringan yang terjadi di sentra penghasil di Jawa Tengah maupun pergeseran masa tanam di Sumatera Utara. Sementara kenaikan harga ikan tongkol diakibatkan kurangnya pasokan karena dampak dari cuaca buruk.
“Akan tetapi jika dilihat dari bulan Januari hingga bulan Juni, inflasi Kota Tanjungpinang masih tergolong stabil yakni di angka 2,17 persen. Lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang masing-masing sebesar 3,50 persen dan 3,32 persen,” katanya, Kamis (22/8).
Lanjut Rahma, dirinya berharap dinas terkait dapat melakukan pengawasan lebih dan segera mengintervensi jika terjadi kenaikan harga yang tak wajar pada komoditas tertentu. Ia juga mengapresiasi kinerja TPID Tanjungpinang dalam mengendalikan inflasi sehingga mendapatkan predikat terbaik se-Sumatera.
“Khusus untuk cabai merah, kenaikan harganya tak hanya terjadi di Tanjungpinang saja, hampir di seluruh daerah di Indonesia mengalami hal serupa. Untuk itu pengawasan terhadap kenaikan harga dan perubahan cuaca musti diawasi serta diperhatikan agar inflasi dapat dijaga,” kata Rahma.









-
Batam1 hari ago
Kesal Gegara Judi Slot, Wanita Muda di Batam Tikam Pacar hingga Tewas
-
Natuna1 hari ago
Pintu Masuk Wisatawan Mancanegara Makin Mudah, Lewat Malaysia ke Natuna
-
Headline1 hari ago
Sukseskan Mubes dan PSBM di Makassar, KKSS Kepri Utus 35 Orang Peserta dan Delegasi
-
Natuna2 hari ago
Momen Lebaran Masih Hangat di Natuna, Sejumlah Tokoh Politik Bersilaturahmi
-
Batam2 hari ago
Ada Interkoneksi Pipa di Sei Harapan Sekupang, Ini Wilayah Terdampak Aliran Air Mengecil
-
Batam10 jam ago
Solusi untuk Kepri Menghadapi Tarif Impor yang Dikenakan Presiden AS Donald Trump
-
Bintan1 hari ago
Lebaran Ketiga, Bupati Roby Kurniawan Gelar Open House di Kediaman
-
Headline2 hari ago
Halal Bi Halal Bupati dan Wakil Bupati Bintan, Masyarakat Sambut Gembira Hari Kemenangan