Lingga
Jaksa Usut Dugaan Penyimpangan Dana Bansos di Lingga Nilainya Miliaran Rupiah
Kejaksaan Negeri Lingga tengah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, pemeriksaan itu dilakukan diduga adanya penyimpangan dana hibah atau bansos pada tahun anggaran 2020 dan 2021.
Kepala Kejaksaan Negeri Lingga, Rizal Edison melalui Kasi Intelijen Kejari Lingga, Ade Candra mengungkapkan, dana hibah atau bansos tersebut yang diduga adanya penyimpangan yakni pada tahun 2020 sebesar Rp20 miliar yang berada di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
Lalu, pada tahun 2021, dana tersebut tersebar di beberapa OPD, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB, Dinas Kebudayaan, Sekretariat Daerah, beberapa kecamatan, Kesbangpol, dan BPKAD, dengan total sekitar Rp5 miliar.
“Penyelidikan ini bentuknya memeriksa, memanggil, dan meminta keterangan. Sifatnya juga masih ada dugaan penyimpangan,” kata Ade Candra, Rabu (22/11/2023).
Diungkapkan Ade, proses penyelidikan ini telah berlangsung selama 20 hari. Berkemungkinan akan diperpanjangan selama 20 hari ke depan guna mendapatkan keseluruhan data dan keterangan secara lengkap dan untuk memintai keterangan terhadap beberapa Kepala OPD yang belum memenuhi pemanggilan tim penyidik.
“Perpanjangan ini karena beberapa kepala OPD telah dipanggil belum terpenuhi terkait dengan laporan pertanggungjawaban dan juga beberapa kepala OPD yang belum bisa hadir,” kata Ade Candra.
Selanjutnya kata Ade, tim penyelidik akan menentukan sikap apakah nantinya akan dilakukan peningkatan ketahap selanjutnya atau dihentikan tentu ada mekanisme yang akan diambil oleh tim penyelidik sebagai kesimpulan dalam proses penyelidikan.
“Nanti kita menunggu dari hasil pemeriksaan dari tim penyelidik,” kata Ade.
-
Natuna3 hari agoPemkab Natuna Perketat Pengawasan Dana Desa, Dua Kades Diberhentikan Sementara
-
Batam1 hari agoKebakaran Hebat Landa Pusat Kuliner Mega Legenda, Warga Panik dan Berhamburan
-
Headline3 hari agoWarga Batam Kini Bisa Terbang Langsung ke Kuala Lumpur, Harga Mulai Rp899 Ribuan
-
Batam12 jam agoSidang Etik Internal Partai terhadap Mangihut Rajagukguk Rampung, Cak Nur: DPP PDI Perjuangan segera Beri Keputusan
-
BP Batam1 hari agoBatam Melesat, Realisasi Investasi Tembus Rp69,30 Triliun
-
Batam23 jam agoBEM FISIP UMRAH Desak Pemerintah Tegas Awasi Tambang Ilegal di Karimun
-
Bintan2 hari agoDua Pekerja Terseret Arus di Perairan Pulau Poto Bintan: Satu Orang Meninggal, Satu Lainnya Dalam Pencarian
-
Batam2 hari agoOmbudsman Kepri Minta Pemerintah Ungkap Aktor Penyelundupan 1.897 Ton Beras Ilegal di Karimun



