Connect with us

Headline

Karimun Laporkan Penambahan 8 Kasus Positif Covid-19

redaksi.kabarbatamnews

Published

on

F117727744
RSUD HM Sani Karimun (Foto: Yogi Rafi Putra)

Karimun, Kabarbatam.com – Kasus pasien positif COVID-19 atau virus corona di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Kembali bertambah.
Hal itu dipastikan, usai Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas I Batam, akhirnya mengeluarkan rilis resmi sejumlah hasil sampel swab yang dikirim oleh Dinas Kesehatan Karimun, Jumat (14/8/2020) malam.
Berdasarkan rilis resmi tersebut, Kabupaten Karimun yang sempat dikabarkan terdapat penambahan pasien positif COVID-19 berjumlah 5 orang. Ternyata, berjumlah 8 orang.
“Teman-teman media, dengan ini kami sampaikan bahwa tadi malam hasil resmi dari BTKLPP sudah keluar dan ternyata informasi awal ada 5 orang positif, setelah hasil resmi keluar hasilnya 8 orang positif COVID-19,” ujar Kepala Dinas Kesehatan, Rachmadi kepada Kabarbatam.com, via WhatsApp, Sabtu (15/8/2020).
Rachmadi merincikan, dari 8 orang yang dinyatakan positif COVID-19 itu, 2 orang merupakan cluster Tanjungpinang dan 6 orang cluster Kundur. 6 orang cluster Kundur tersebut, 2 diantaranya merupakan sub cluster UPT Puskesmas Tanjungbatu.
“Semuanya orang dewasa, dari 8 orang 5 orang tinggal di Kundur dan 3 orang hasil pemeriksaan swab di Karimun,” katanya.
Sebagai langkah cepat meminimalisir penyebaran wabah virus tersebut. Ia mengungkapkan, pihaknya telah melakukan upaya pelacakan atau tracing terhadap orang-orang yang sempat kontak erat dengan pasien positif.
“Semalam kami telah melakukan tracing, dengan pengambilan swab sebanyak 161 orang, yang terdiri dari 137 orang di Pulau Kundur 137 dan 24 orang di Pulau Karimun Besar,” ungkap Rahmadi.
Rachmadi menyampaikan, dengan penambahan 8 orang yang dinyatakan positif tersebut. Saat ini, Kabupaten Karimun telah mencatatkan sebanyak 21 kasus terkonfirmasi COVID-19.
“Saat ini, ada 12 orang yang kita isolasi di RSUD Muhammad Sani. Sedangkan, 1 orang lagi yang positif di Kundur akan dijemput oleh petugas untuk menjalani isolasi juga,” ucapnya.
Sambungnya, ia juga memohon doa restu masyarakat Kabupaten Karimun agar penyebaran wabah COVID-19 tidak semakin luas.
“Semoga penyebaran COVID-19 ini tidak semakin meluas, saya mohon maaf kenapa selama ini agak hemat memberikan info sebelum hasil resmi keluar, kuatir seperti hasil hari ini, info awal 5 orang, setelah resmi ternyata 8 orang,” tutup Rachmadi. (Gik)

Advertisement

Trending