Connect with us

Karimun

Bupati Karimun Tinjau Sekolah-sekolah yang Kembali Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

Published

on

Karimun, KABARBATAM.COM – Pemerintah Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau kembali membuka sekolah tatap muka di enam Kecamatan yang berstatus zona hijau, Senin (11/1/2021).
Adapun enam kecamatan tersebut. Yaitu, Kecamatan Kundur Utara, Kundur Barat, Ungar, Durai, Moro dan Buru.
Bupati Karimun, Aunur Rafiq bersama jajarannya bahkan langsung turun meninjau pelaksanaan pembelajaran tatap muka pada hari pertama dibukanya kembali sekolah- sekolah yang sudah lama tutup akibat pandemi COVID-19.
Hal tersebut guna memastikan penerapan protokol kesehatan di sekolah-sekolah tersebut berjalan sesuai prosedur yang sudah ditetapkan melalui rapat bersama yang digelar oleh pihaknya beberapa waktu yang lalu.
Sekretaris Dinas Pendidikan Karimun, Riza Kurniati ketika dikonfirmasi mengatakan penerapan protokol kesehatan di sekolah-sekolah yang diizinkan kembali melaksanakan tatap muka sudah berjalan dengan baik.
“Alhamdulillah semua sekolah yang telah mulai tatap muka semuanya memenuhi syarat, protokol kesehatan benar- benar mereka jalankan. Tadi pak Bupati juga langsung turun melakukan peninjauan,” ujar Riza, Senin (11/1/2021).
Setiap siswa yang masuk ke sekolah, kata dia harus mengikuti prosedur-prosedur yang telah dibuat oleh pihak sekolah.
Salah satunya seperti saat masuk ke sekolah tiap siswa diwajibkan untuk cek suhu tubuh, mencuci tangan dan menggunakan masker.
Kemudian, jarak kursi siswa di tiap satuan pendidikan juga sudah diatur dan satu kelas dibatasi jumlah siswanya.
“Sesuai dengan ketentuan kita, untuk Paud dan TK itu 5 orang dalam satu kelas, SD 14 orang, dan SMP 16 orang,” kata Riza.
Ia menyebutkan, saat ini masih terdapat enam kecamatan lainnya yang masih belum diperbolehkan menggelar sekolah tatap muka.
Enam kecamatan itu terbagi dua zona. Yakni, Kecamatan Karimun, Meral, Meral Barat dan Tebing yang berstatus zona merah. Lalu, Kecamatan Belat dan Kundur dengan status zona kuning.
Khusus kecamatan berstatus zona kuning, Riza menjelaskan akan dilakukan peninjauan untuk di buka kembali pembelajaran tatap muka.
“Untuk dua kecamatan zona kuning masih kita tinjau sampai tanggal 14 Januari mendatang. Apabila status zona sudah menjadi hijau maka akan segera dibuka,” katanya.(Yogi)

Advertisement


Trending