Connect with us

Bintan

Kondisi Rusak Berat, Wagub Nyanyang Instruksikan Rehab Total Waduk Sei Jago Bintan

Published

on

IMG 20260406 WA0182
Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura meninjau Waduk Sei Jago yang berada di Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan.

Bintan, Kabarbatam.com – Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura meminta agar Waduk Sei Jago yang berada di Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, agar direhabilitasi secara total mengingat saat ini kondisinya sudah rusak parah. Sehingga sebagai daerah tangkapan air tidak berfungsi dengan maksimal.

IMG 20260406 WA0183

Hal ini disampaikan Wagub Nyanyang disela melakukan peninjauan ke lokasi di Waduk Sei Jago didampingi Tim Percepatan Pembangunan Kepri Suyono Saeran dan Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Kepri Ir. Dona Astriana, Senin (6/4).

Adapun beberapa arahan yang disampaikan Wagub Nyanyang dalam kesempatan ini, antara lain melakukan normalisasi tali air dari hulu ke arah intake.

IMG 20260406 WA0181

Kemudian mengusulkan ke Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian PU melalui Dirjen Sumber Daya Air untuk pembangunan tambahan tampungan air baru di waduk Sei Jago dengan posisi berada dibawah waduk eksisting.

“Selain itu rencananya tentu harus dilakukan rehab total jika melihat kondisi waduk Sei Jago yang saat ini dalam kondisi rusak berat,” kata Nyanyang.

IMG 20260406 WA0184

Waduk Sei Jago merupakan salah satu waduk yanng dikelola oleh Perumda Tirta Kepri, yang melayani sekitar 3000 sambungan pelanggan di wilayah Tanjung Uban. Sayangnya saat ini kondisi waduk sedang mengalami kekeringan sehingga tidak bisa melayani pelanggannya.

Dijelaskan oleh Kabid SDA Dinas PU Kepri Dona Astriana bahwa jika dalam kondisi normal waduk Sei Jago dapat mengalirkan air ke pelanggan hingga kapasitas sebesar 40 liter per detik.

IMG 20260406 WA0185

“Akibat lama tidak turun hujan, saat ini kondisi waduk Sei Jago rusak berat dan terdapat kebocoran pada struktur bawah waduk. Disamping itu, lahan masyarakat yng bersempadan dengan waduk juga sudah beralih fungsi, yang awalnya merupakan hutan saat ini sebagian besar sudah berubah menjadi kebun masyarakat,” jelas Dona.(*)

Advertisement

Trending