Connect with us

Batam

Kunjungan Kerja ke Batam, BPH Migas Awasi Penyaluran BBM di Kepri

redaksi.kabarbatamnews

Published

on

F30084944

Batam, Kabarbatam.com – Melakukan fungsi pengawasan kepada Pertamina, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) melakukan kunjungan kerja ke Batam, Kepulauan Riau pada tanggal 5 hingga 7 Agustus 2020.
Kunjungan ini dimaksudkan untuk memantau ketersediaan dan kesesuaian penyaluran BBM selama masa Covid-19 yang dihadiri anggota Komite BPH Migas, M.Lobo Balia dan Ir. Henry Ahmad, M.T., beserta Tim BPH Migas.
“Memastikan kebutuhan masyarakat tercukupi, kami melakukan pengawasan langsung dengan mengunjungi lembaga penyalur SPBU yang ada di Kepri khususnya Kota Batam,” ungkap Lobo di Fuel Terminal Kabil, Kamis (6/8/2020).
BPH Migas menemukan bahwa pengaturan konsumsi Biosolar di Batam melalui sistem fuel telah berjalan dengan baik dan sesuai prosedur. Fuel card merupakan metode pengawasan dan pengendalian penyaluran BBM subsidi Biosolar dengan sistem pembayaran non tunai.
Hanya kendaraan yang berhak dapat mengkonsumsi Biosolar subsidi, dengan maksimal konsumsi 30 liter per hari.
Henry mengutarakan bahwa program ini bagus untuk diterapkan di wilayah-wilayah lain. “Program ini dapat menjadi contoh untuk diterapkan di wilayah lainnya di MOR I dan MOR lainnya di Pertamina,” ujar Henry.
Dalam Laporannya, General Manager Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I, Gema Iriandus Pahalawan, menyampaikan kesiapan operasional Pertamina MOR I meski kondisi pandemi.
“Kami laporkan penyaluran BBM jenis Gasoline yaitu Pertamax Series, Pertalite dan Premium sampai dengan bulan Juli 2020 di Kepri mencapai 31 juta liter. Sedangkan untuk penyaluran BBM jenis Gasoil yaitu Dexlite, Dex dan Biosolar sebanyak lebih dari 8,2 juta liter pada periode yang sama,” ungkap Gema.
Terkhusus konsumsi bahan bakar berkualitas (BBK), pada bulan Juli 2020 mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya. Pertamax misalnya mengalami peningkatan sebanyak 28 persen. Pertamax Turbo juga mengalami peningkatan sebanyak 35 persen.
“Naiknya konsumsi Pertamax dan Pertamax Turbo, menunjukkan masyarakat Kepri makin memahami BBM berkualitas yang ramah lingkungan dan kualitas yang lebih baik terhadap mesin kendaraan. Alhasil kami terus mengkampanyekan penggunaan BBM berkualitas sesuai peruntukannya,” tutup Gema.(***)

Advertisement

Trending